Mulai Dari Nol Perjuangan Partai Hanura di Pemilu 2024

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Dalam menyongsong Pemilu 2024 mendatang, Partai Hanura mengusung slogan baru, yakni from zero to hero, mulai dari nol untuk fokus pada pemenangannya.

Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) mengatakan partainya akan mulai dari nol untuk fokus pada pemenangan Pemilu 2024. Hal itu disampaikannya dalam pidato pembukaan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) II Partai Hanura di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu malam (20/11/2019).

Berita Lainnya

“Untuk menyongsong kemenangan Partai Hanura pada Pemilu 2024, kita harus bergerak from zero to hero. Kita mulai dari nol, kita mulai dari awal, kita mulai dari kelahiran yang baru dengan mengharapkan tanpa ada gangguan-gangguan lagi dari manapun berada,” kata OSO di Jakarta sebagaimana dikutip dari Antara.

Menurut OSO, pada Pemilu 2019 lalu, banyak sekali gangguan yang dihadapi Hanura baik gangguan internal maupun eksternal, secara sistemik.

Meski demikian, dia mengatakan, seluruh kader Hanura harus bersyukur karena berkat militansi kader-kader yang loyal dan tidak terpengaruh bujuk rayu para penghianat partai, Hanura masih bisa lolos sebagai peserta Pemilu 2019.

Dia mengajak seluruh kader menyosialisasikan slogan baru from zero to hero untuk membangun semangat perjuangan yang tinggi dalam menyambut kemenangan Hanura untuk Pemilu 2024.

“Oleh karena itu untuk menyambut kemenangan 2024 kita berjuang dari nol, dari nol, dari nol, dari nol, dari nol, untuk menjadi pahlawan kemenangan yang akan datang. From zero to hero,” tegas dia.

Terkait penyelenggaraan Rapimnas, OSO meminta seluruh peserta membahas berbagai hal strategis, termasuk penyelenggaraan Munas III Hanura, serta tindaklanjut keputusan Rapimda yang telah dilaksanakan 34 DPD Hanura seluruh Indonesia hingga membahas slogan baru partai.

“Bangun budaya politik kontekstual, dalam melaksanakan manajemen partai modern berbasis 5S yakni strategy, structure, skill, system serta speed and target,” jelas dia.

Rapimnas Hanura digelar Rabu malam hingga Jumat (22/11) secara internal.

Rapimnas akan membahas tiga hal penting yang menjadi permintaan DPD dan DPC Hanura seluruh Indonesia yaitu ingin agar penyelenggaraan Munas yang semestinya Februari 2020 menjadi dipercepat, meminta OSO kembali memimpin Hanura, hingga meminta pengambilalihan kembali aset partai yang masih berada dalam penguasaan pihak tertentu yang tidak lagi memiliki hubungan secara organisasi maupun secara hukum dengan Hanura. [rif]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *