Daerah

Mularis Djahri: Tugas Pemerintah Fasilitasi UMKM Agar Berkembang

Palembang – Calon walikota Palembang yang juga pengusaha sukses, H. Mularis Djahri menjelaskan penting peran pemerintah untuk memfasilitasi dan mendorong perkembangan para pengusaha menangah, kecil dan mikro. Caranya amat banyak, bisa dengan penerbitan regulasi yang menunjang perkembangan usaha mereka, bisa juga dengan peran fasilitasi mereka dengan perbankan. Demikian disampaikan Mularis saat ditanya wartawan di sela acara pelantikan Sekretaris Derah Provinsi Sumatera Selatan di Griya Agung, Palembang, 9/8.

Mularis yang tampil berjas rapi dan duduk di barisan para kepala daerah se-Sumsel menjelaskan minat dan atensinya yang tinggi pada pembinaan UMKM di Kota Palembang. Sebagai pengusaha yang berjuang dari nol, Mularis menegaskan komitmennya untuk mengembangkan para penguasaha pemula, pengusaha mikro, kecil dan menengah untuk menjadi usahawan yang maju dan berkembang. “Seharusnya dunia UMKM itu bisa berkembang. Sekarang ini hampir semua bank memiliki program kredit usaha kecil, kredit usaha rakyat dan seterusnya. Persoalannya tinggal soal penjaminan dan keberlangsungan usaha itu sendiri. Tidak ada bank yang tidak mau menyalurkan kredit, itu bisnis mereka. Tetapi meyakinkan pihak bank bahwa pelaku UMKM bisa membayar dan berkembang adalah hal lain. “Di sini peran pembinaan oleh pemerintah menjadi urgen. Saya akan fokus ke sini. Berkembangnya UMKM di Kota Palembang akan memberi kontribusi luar biasa pada pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.

Karenanya Mularis menyampaikan progam unggulan yang akan dijalankannya jika terpilih sebagai walikota Palembang adalah “Pembinaan dan Pengembangan UMKM”. Ia merinci bentuk pembinaannya dengan menyebut beberapa prosesnya yakni pendataan, recruitmen, training, fasilitasi layanan permodalan baik melalui bank maupun lembaga keuangan lain, pembinaan dan pengawasan, training dan fasilitasi periklanan dan pemasaran serta koordinasi dan temu rutin dengan asosiasi dan organisasinya,” ujarnya.

Mularis menyatakan membina dunia usaha itu jangan belum apa-apa sudah diimingi pinjaman modal. Berapa banyak program kredit permodalan berujung penjara karena peminjam tak mampu mengembalikan dan atau ada penyimpangan di sana. “Pembinaan itu yang utama, kalau mereka bagus profilnya, perbankan akan datang sendiri, saya punya pengalaman pribadi dalam mengembangan usaha, saya konsen untuk membina itu,” pungkasnya.(fed)

Tags

Artikel Terkait

Close