Munas Partai Golkar, Airlangga Hartarto dan Bambang Soesatyo Disebut Akan Bertarung Perebutkan Ketua Umum

  • Whatsapp

Indopolitika.com,JAKARTA–Pemilu 2019 sudah selesai. Partai Golkar bersiap untuk berbenah di internal. Partai berwarna kuning itu bakal menggelar musyawarah nasional (munas) pada Desember 2019 mendatang.

Dua kader disebut-sebut bakal bertarung untuk didapuk menjadi orang nomor di partai berlambang pohon beringin itu. Mereka adalah Airlangga Hartarto dan Bambang Soesatyo (Bamsoet).

Baca Juga:

Keduanya bukanlah orang baru di Golkar. Airlangga Hartarto merupakan ketua umum Partai Golkar saat ini dan Bamsoet kini tengah memimpin di legislatif, yakni ketua DPR.

Dukungan untuk siapa calon yang siapa yang terus bermunculan. Baik dari kader maupun organisasi sayap Golkar. Di antara Baladhika Karya, salah satu organisasi pendiri Partai Golkar bersama SOKSI.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (Depipus) Baladhika Karya Nofel Saleh Hilabi mengatakan, dalam sidang paripurna Munas Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar 2017 lalu memutuskan masa jabatan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto hanya hingga 2019.

“Sesuai dengan AD/ART Partai Golkar, Musyawarah Nasional dilakukan setiap 5 tahun sekali. Itu sesuai dengan periode Ketua Umum yakni 5 tahun. Dorongan dari bawah untuk digelar Munas sudah kuat,” kata Nofel di Jakarta, Senin (24/6).

Menurutnya, Munas diperlukan untuk menyegarkan mesin partai dalam mendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo di periode kedua. Penyegaran itu untuk memunculkan kader-kader muda potensial.

Dia mengajak kader Golkar untuk menghormati konstitusi partai. Menurutnya, dorongan mengadakan Munaslub tidak memiliki dasar yang kuat. Desakan itu hanya akan mengganggu soliditas partai yang baru saja melewati proses pemilu.

“Partai Golkar itu seperti keluarga. Tokoh-tokoh yang akan maju sebagai calon ketum pun orang-orang hebat yang saling bersahabat. Karena itulah, munaslub tidak sesuai konstitusi partai dan berpotensi menimbulkan perpecahan,” tegasnya.

Sebagai informasi, dua nama diprediksi akan bertarung dalam perebutan kursi ketua umum Golkar pada Munas yang akan digelar pada Desember mendatang. Dua nama yang dimaksud adalah Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Ketua DPR yang juga politisi Partai Golkar Bambang Soesatyo.

Sebelumnya, Wakil Koordinator Bidang Pratama Golkar, Bambang Soesatyo (Bamsoet), mengaku sudah melakukan safari politik ke para senior terkait rencana dirinya maju sebagai calon Ketua Umum Golkar.

Bamsoet mengaku mendapatkan tanggapan positif dari para senior partai. “Ada beberapa bertemu dengan beberapa senior, tanggapannya positif ya,” kata Bamsoet di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (24/6).

Menurut Bamsoet, para senior Golkar memang mendorong para kader agar maju sebagai caketum. Karena itu, dia mengatakan makin yakin untuk maju sebagai caketum Golkar.

“Mereka menginginkan sebanyak-banyaknya kader yang mencalonkan diri. Karena semakin banyak kader yang mencalonkan diri dalam kontestasi, menunjukkan partai ini kaderisasi di partai ini berjalan dengan baik,” sebutnya. (jp)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *