Munaslub Partai Berkarya Dianggap Ilegal, Tommy Soeharto: Semua Harus Keluar!

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Sebuah video berisi adegan kericuhan dan pembubaran helatan Munaslub artai Berkarya beredar di sejumlah media sosial dan grup pesan singkat WhatsApp. Dalam video berdurasi 55 detik itu, nampak sekelompok orang berpakaian loreng kuning dan kemeja hitam menaiki panggung mini dan merobek paksa backdrop acara tersebut.

Nampak dalal video itu, Ketua Umum Partai Berkarya, Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto didampingi segenap jajaran partai bersama Sekjen Priyo Budi Santoso. Kaitannya adalah soal pembubaran Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Berkarya yang diadakan Presidium Penyelamat Partai.

Berita Lainnya

“Terima kasih buat semua kader yang pemberani dan bisa menjaga kehormatan Partai Berkarya,” ujar Tommy di Hotel Grand Kemang, dalam video itu.

Kepada sejumlah kader yang mendampinginya, Tommy Soeharto meminta agar proses pembubaran dilakukan secara persuasif demi menjaga nama baik partai.

“Tentunya kita harus melakukan pendekatan yang persuasif, tidak anarkis, dan jaga kebaikan citra partai di manapun, khususnya di hotel ini,” ujar Tommy Soeharto di depan kader Partai Berkarya, Sabtu, (11/7/2020).

Tommy melanjutkan, apa yang dilakukan hari ini (membubarkan Munaslub) dilakukan dengan sebaik-baiknya. Akan tetapi masalah belum selesai.

“Ini berjalan dengan baik tapi belum selesai. Karena secara hukum kita sudah pastikan, namun masih ada pesertanya (peserta Munaslub) yang masih ada di hotel ini (tempat berlangsungnya Munaslub),” sambung Tommy.

Dirinya ingin memastikan bahwa semua kader yang terlibat dalam rancangan dan pengadaan Munaslub keluar dari hoptel tempat diadakannya acara tersebut.

“Hari ini mereka harus keluar dari hotel ini, Saya serahkan kepada ketua-ketua (satgas dan lainnya) yang ada untuk memproses dengan pihak hotel,” tandasnya. [rif]

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *