Nasional

Musa Rajekshah Kutuk Bom Bunuh Diri Gereja di Surabaya

Calon Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah mengecam teror bom yang terjadi di Surabaya 13 Mei 2018. Aksi teror bom biadap bunuh diri di Surabaya.

Menurut pria yang akrab disapa Bang Ijeck, aksi tak bermoral ini terjadi ketika saudara-saudara Kristiani hendak beribadah Minggu (13/5) di 3 Gereja dalam waktu yang hampir bersamaan. Gereja Santa Maria Tak Bercela, GKI Diponegoro, dan GPPS Sawahan.

“Sungguh ini sebuah kejahatan kemanusiaan dan meresahkan masyarakat,” kata Ijeck dalam keterangannya, Minggu (14/5).

Pasalnya, pada hari sebelumnya, aksi kekerasan dan teror yang dilakukan oleh para napi teroris juga terjadi (9/5) di Mako Brimob Kelapa Dua Depok. Lima orang anggota kepolisian gugur dengan luka di sekujur tubuhnya.

“Semoga para korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran” tutur Ijeck.

Selain itu, Ijeck tegas mengutuk keras pelaku teror dan kekerasan atas nama apapun. Tindakan bom bunuh diri dan penyerangan atas aparat negara adalah tindakan melawan hukum.

“Negara harus bertindak tegas terhadap pelaku teror. Apalagi hal ini terjadi hanya beberapa hari saja jelang menghadapi bulan suci Ramadhan,” kata Ijeck.

Dirinya memberikan dukungan kepada kepolisian dalam menjalankan perannya dalam melindungi masyarakat. Sebab aksi teror ini telah meresahkan masyarakat.

“Kita mendukung kepolisian dalam menindak pelaku teror” pungkas Ijeck. (Fed/Indo)

Tags

Artikel Terkait

Close
Close