Daerah

Mustofa Widjaja Akan Dorong Pemerataan dan Akses Pendidikan Berkualitas di Kepri

Pendidikan menjadi salah satu kunci utama dalam pembangunan daerah. Namun, di beberapa daerah pendidikan masih menjadi problem tersendiri dengan menumpuknya jumlah anak tak bersekolah, problem kesejahteraan guru dan akses layanan dan sarana pendidikan yang kurang mendukung.

Hal itu disampaikan Calon anggota DPD RI 2019 Mustofa Widjaja saat menghadiri acara diskusi ilmiah sekaligus buka puasa bersama sejumlah Komunitas Peduli Pendidikan antar Pulau (KPPP) di kawasan Batam Center, Kamis (7/6) sore.

Menurut ketua Forum Kepri Bersatu (FKB) ini, pihaknya ingin mendorong pemerataan dan akses pendidikan berkualitas di Kepri. “Kepri ini terdiri pulau-pulau, jangan sampai ada ketertinggalan soal akses pendidikan dari daerah satu ke daerah lainnya, pemerataan akses pendidikan harus seimbang. Agar semua daerah di Kepri punya akses dan layanan pendidikan yang berkualitas,” ujar Mustofa.

Lebih lanjut, anggota dewan pakar ICMI Pusat ini juga menyinggung soal anggaran pendidikam di daerah. Menurutnya, anggaran pendidikan di daerah harus sesuai amanat undang-undang yakni 20 persen dari total anggaran APBD daerah. Selama ini kita melihat anggaran pendidikan dari total APBD masih belum sampai 20 persen.

“Pemerintah daerah baik kota, kabupaten maupun provinsi harus mengalokasikan anggaran pendidikan 20 persen dari APBD. Dan itu harus difokuskan untuk layananan yang berkaitan langsung dengan program peningkatan kualitas pendidikan,” jelas Mustofa.

Pria yang pernah dua kali mendapat penghargaan Satya Lencana Karya Satya pada tahun 1997 dan 2004 ini menambahkan, peningkatan kualitas pendidikan itu bersifat mutlak, karena itu adalah kunci kemajuan daerah. “Kami ingin terus mendorong pemerintah daerah untuk terus mengupayakan peningkatan kualitas pendidikan baik melalui sarana dan prasarana, kesejahteraan guru dan akses layanan pendidikan lainnya,” imbuhnya.

Senada dengan Mustofa, M. Zainul Arifin aktivis pendidikan dari KPPP Kepri juga mengatakan, pendidikan di Kepri perlu upaya bersama baik pemerintah pusat maupun daerah. Peningkatan kualitas pendidikan itu bukan hanya tanggung jawab pemerintah daerah saja. Namun tanggung jawab multi stakeholder pendidikan,” ujar Zainul usai kegiatan diskusi.

Pihaknya juga meminta, Pemda, DPD, DPR dan DPRD juga lebih fokus untuk perhatikan kondisi pendidikan di daerah. “Ini penting, karena para pemangku kebijakan itu yang berperan penting dalam merumuskan regulasi, akses dan layanan pendidikan di daerah. Kami mendukung penuh pak Mustofa untuk di DPD RI kelak, dan jika terpilih nanti kami mengajak untuk prioritaskan kualitas pendidiiakn di Kepri,” pungkasnya.

Tags

Artikel Terkait

Close
Close