Nadiem Dihajar Puan, Pengamat: Selfie dengan Mega Tak Menjamin Mas Menteri Kebal Kritik PDIP

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Pada Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) kemarin, Politisi PDIP Puan Maharani mengkritik keras kinerja Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim. Melalui keterangan pers yang disebar ke media, Puan meminta tanggungjawab atas naiknya angka putus sekolah selama pandemi Covid-19.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menanggapi kritik Puan terhadap Nadiem tersebut. Adi menduga ‘bulan madu’ kedekatan Nadiem-Mega sudah lewat. Makanya, setelah reshuffle selesai, Nadiem langsung diserang PDIP.

Berita Lainnya

“Pernyataan Puan jelas menegaskan Nadiem sebagai mesti terbuka diprotes siapa pun. Ini warning sekalipun Nadiem sempat selfie dengan Mega bukan berarti kebal kritik dari PDIP,” kata Adi, kepada wartawan, Minggu (2/05) Malam.

Sementara, Pengamat Politik Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin menilai, PDIP tengah memainkan strategi tarik ulur dengan Nadiem. Ada yang menarik, ada yang mengulur.

“Itu biasa dilakukan di dunia politisi Indonesia. Pertemuan dengan Megawati itu kan dalam rangka reshuffle, setelah dilantik, mulailah kritik dimulai. Dalam politik itu tidak ada makan siang gratis. Dibutuhkan lobi-lobi dan cost, ada harganya,” terang Ujang.

Apakah pernyataan Puan soal angka putus sekolah objektif? Catatan Komisioner KPAI bidang pendidikan, Retno Listyani, kebijakan PJJ memang menjadi salah satu biang kerok meningkatnya anak putus sekolah. Sayangnya, masalah ini tak kunjung dicarikan solusinya oleh pemerintah.

Faktor lain, adalah masalah ekonomi. Dalam data KPAI, selama 2020, ada 21 kasus karena menunggak biaya SPP. Lalu, 119 kasus putus sekolah karena menikah. “Sedangkan pada Januari-Maret 2021, ada 33 kasus anak putus sekolah karena menikah, dua kasus karena bekerja, sebanyak 12 kasus karena menunggak SPP dan dua kasus karena kecanduan gadget,” sebut terang, kemarin. [fed]

Berita Terkait


INDOPOLITIKA TV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *