INDOPOLITIKA.COM – Camat Pemulutan Barat Abu Rahmi, harus menerima kenyataan pahit. Ia disebut-sebut dicopot dari jabatanya buntut video viral diduga mesum yang beredar belakangan ini.  

Jabatan Abu Rahmi sebagai camat dicopot. Dia pun dimutasi ke Kantor Camat Rantau Panjang Kabupaten Ogan Ilir dan menjabat sebagai staf analis di kecamatan tersebut.  

Kabar mengenai penonaktifan Abu Rahmi sebagai Camat Pemulutan Barat ini, disampaikan salah satu pejabat di Pemkab Ogan Ilir seperti dikutip dari sumeks, Sabtu (9/3/2024). 

“Nanti tanyakan langsung saja ke Wakil Bupati Ogan Ilir, karena beliau yang memimpin rapat tadi,” ujar pejabat tersebut. 

Adapun pejabat Camat Pemulutan Barat yang ditunjuk oleh Pemkab Ogan Ilir adalah Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Kabupaten Ogan Ilir, Alifiah. 

“Tadi surat penunjukkan Kabag Tapem sebagai pejabat Camat Pemulutan Barat diserahkan langsung oleh Wabup Ogan Ilir di ruang kerjanya,” paparnya. 

Saat sedang berada di Kantor Bupati Ogan Ilir, sejumlah awak media sempat bertemu dengan Camat Pemulutan Barat, Abi Rahmi.  

Saat berjumpa dengan awak media, Abu Rahmi tampak berjalan gontai dan tertunduk lesu usai menghadiri rapat terkait kasusnya.  

Sekretaris Daerah (Sekda) OI, Muhsin Abdullah mengatakan, hasil penyelidikan sementara oleh Inspektorat sudah disampaikan kepada Bupati OI pada hari, Selasa (5/4/2024). Camat tersebut dipastikan dicopot dari posisinya.

“Atas perintah Bupati, Camat tersebut di-stafkan. SK-nya dicabut dan akan digantikan Plt. Tadi saya sudah paraf SK-nya dan Bupati juga akan meneken, besok sudah sudah berlaku,” katanya.

Sebelumnya, Camat Pemulut Barat, Kabupaten Ogan Ilir, Abu Rahmi akhirnya buat pengakuan keras soal dugaan video mesum ASN yang beredar. 

Abu Rahmi membantah tudingan pemeran pria berinisial A merupakan dirinya dalam video mesum bareng seorang bendahara itu. 

Dalam video tak senonoh itu Abu Rahmi dituding melakukan adegan panas dengan anak buahnya itu. 

Namun dirinya membantah dengan keras bahwa video itu merupakan karya editan. 

Abu Rahmi bahkan berani bersumpah atas nama Tuhan dan Rasul untuk meyakinkan publik. 

Menurutnya narasi video yang beredar di media sosial itu fitnah yang sangat keji. 

“Saya konfirmasi demi Allah demi Rasulullah SAW, itu fitnah yang sangat keji,” jelasnya dilansir dari Sumeks.co Selasa, 5 Maret 2024. 

Abu Rahmi menyangkal bahwa dalam video itu bukan hanya dirinya dengan pemeran wanita yang diketahui bendahara camat. 

Menyebut jika bendaharanya itu sedang bekerja di sebuah sebuah lemari. 

“Di dalam itu kami bertiga dengan Asriadi, lagi ngetik laporan di balik lemari itu,” katanya. [Red]

Cek berita dan artikel menarik lainnya di Google News Indopolitika.com