Internasional

Negeri Melaka Promosikan Pariwisata di Jakarta

Negeri Melaka di Malaysia. (Foto: Wikipedia)

Jakarta: Melaka terkenal dengan sejarahnya, di mana Melaka memulai sejarah kelahiran Malaysia. Pada abad ke-16, Melaka juga dikenal sebagai pusat perdagangan maritim utama di kawasan ini. 

Pedagang yang berasal dari Arab, Tiongkok, India dan Eropa juga datang ke Malaka untuk berdagang sutra, rempah-rempah, emas dan porselen.

Kini, Melaka menawarkan berbagai produk pariwisata berdasarkan 13 Sub-Sektor Produk Pariwisata, yaitu Sejarah, Budaya, Rekreasi, Olahraga, Belanja, Konvensi, Kesehatan, Pendidikan, Agro, "Makan-Makan", Melaka Rumah Keduaku, Pariwisata Pemuda dan Pariwisata Eco. 

Dengan slogan "Melawat Melaka Bersejarah Berarti Melawat Malaysia" dan "Melaka Bandaraya Warisan Dunia Melaka UNESCO," Melaka menawarkan berbagai keunikan budaya (Melayu, Tiongkok, India, Portugis, Peranakan, Chitti dan lain-lain).

Untuk memacu industri pariwisata Negeri Melaka, Kerajaan Negeri Melaka mengambil inisiatif untuk meluncurkan Tahun Melawat Melaka 2019 (VMY 2019) yang bertujuan untuk memamerkan kebudayaan dan keunikan Negeri Melaka dengan bertemakan "Melaka A Gateway to Historic Malaysia."

Kalender acara pariwisata sepanjang tahun 2019 ini akan diisi berbagai festival setiap generasi, termasuk beragam festival budaya bertaraf internasional, acara yang berkonsep 13 Sub-Sektor Pariwisata Negeri Melaka di samping kegiatan seni, pameran musik, promosi makanan, hiburan dan rekreasi dengan berbagai tema.

Melaka yang terkenal sebagai Negara Kota Warisan Dunia telah diakui oleh Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNECSO) bersama-sama dengan Georgetown, Pulau Pinang pada 7 Juli 2008.

Kampanye VMY 2019 juga memanfaatkan konsep kemitraan pintar yang melibatkan dukungan dari berbagai pihak supaya membuat Melaka lebih kompetitif dan menjadi kontributor utama pembangunan sosial dan ekonomi Negeri Melaka.

EXCO Pariwisata, Warisan & Kebudayaan Negeri Melaka, YB Tuan Muhammad Jailani Bin Khamis telah meluncurkan kampanye promosi VMY 2019 untuk kali pertama di Jakarta, Indonesia. Dia juga mengambil kesempatan untuk memperkenalkan logo resmi Visit Melaka Year 2019, inspirasi dari Rumah Tradisional Melaka yang dihiasi dengan ubin Nyonya yang berwarna-warni.

Acara ini diadakan selama Penerimaan Hari Nasional Malaysia 2018 yang diperkirakan 700 VVIP dari seluruh Kedutaan Internasional. Acara ini diselenggarakan bersama oleh Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta dan Pemerintah Negara Bagian Melaka melalui Tourism Melaka.

EXCO Pariwisata, Warisan & Kebudayaan Negeri Melaka, YB Tuan Muhammad Jailani Bin Kamis mengatakan, "2017 adalah periode yang sangat penting untuk pariwisata negara kita – di mana kita menjadi tuan rumah pada Tahun Melawat Malaysia 2020 yang sangat dinanti-nantikan. Pada tahun depan, Negeri Melaka mengharapkan 20 juta turis dengan total pendapatan RM24 Miliar.

Selain itu, Tourism Melaka juga menyelenggarakan Melaka Week @Jakarta yang dimulai dari 20 hingga 25 September 2018 di Hotel Santika Premier Hayam Wuruk. Ini adalah kerja sama di antara Hotel MITC Melaka dengan Hotel Santika Premier Hayam Wuruk di Jakarta, di mana masyarakat Jakarta dapat menikmati berbagai Juadah dan Masakan Melaka yang terbaik pada saat ini.

Selain itu, Negeri Melaka turut memperkenalkan atraksi pariwisata baru yang memberi kesempatan kepada wisatawan untuk menikmati keunikan yang ada melalui Encore Melaka, yang merupakan sebuah pertunjukan teater yang berkelas dunia dan membanggakan melalui pertunjukan budaya Negeri Melaka secara live dengan menggunakan system pencahayaan dan akuastik yang terbaru. 

Ini adalah teater terbesar di Asia yang dapat menampung setidaknya 2.000 orang di mana platform penonton akan berputar 360 derajat. Selain itu, Melaka juga memiliki lebih dari 789 produk pariwisata lainnya seperti Menara Taming Sari dan Melaka River Cruise.

Di antara pengusaha-pengusaha produk pariwisata lain yang turut serta di dalam misi ini adalah Melaka River Cruise, Menara Taming Sari, Perbadanan Muzium Melaka (PERZIM), Institut Seni Malaysia Melaka (ISMMA), Encore Melaka, Mahkota Medical Centre (MMC), Hotel MITC Melaka, Hotel Hatten Melaka, Hotel Muzaffar Melaka, Hotel Settlement Melaka, Majlis Bandaraya Melaka Bersejarah (MBMB), Kota Alor Gajah (MPAG), Perbadanan Kemajuan Negeri Melaka (PKNM), Asosiasi Pariwisata Negeri Melaka (MTA), Asosiasi Anggaran Hotel Melaka (MyBHA), Ismah Beach Resort, Dam Som Inn Hotel, Restoran Cibiuk, A'Famosa Resort dan Tanjung Bidara Beach Resort.

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close