Ngabalin: Itu Usulan Pimpinan DPR Atau Pengangguran

  • Whatsapp
Ali Mochtar Ngabalin- Fadli Zon

INDOPOLITIKA- Usulan Wakil Ketua DPR Fadli Zon agar Presiden Jokowi menggunakan mobil Esemka sebagai mobil dinas ditanggapi sinis oleh orang Istana. Tenaga Ahli Kedeputian IV KSP Ali Mochtar Ngabalin menyebut usulan Fadli Zon itu tak berdasar dan tidak mencerminkan usulan seorang wakil rakyat.

“Kalau usulan seperti yang itu. Itu usulan pimpinan DPR atau orang pengangguran. Atau orang yang tidak punya konstruksi berpikir tentang masa depan,” ujar Ngabalin di kepada wartawan.

Baca Juga:

Ngabalin tak paham dengan konstruksi cara berpikir Fadli Zon, hingga melontarkan usulan seperti itu. Dia berharap politikus Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) itu memberi kritikan yang bermanfaat, bukannya malah nyinyir.

“Memang (memberi usulan kepada pemerintah menjadi) salah satu tugas DPR. Memberikan kontrol terhadap kebijakan pemerintah. Tapi tentu kontrol yang diberikan pimpinan DPR itu harus strategis. Memberikan manfaat,” kata Ngabalin.

Seperti diketahui, sebelumnya mobil dinas Presiden bermerk Mercedes-Benz S600 yang dipakai Presiden Jokowi sempat mogok, ketika melakukan kunjungan kerja di Kalimantan Barat. Fadli Zon pun menyindir agar Jokowi menggantinya dengan mobil Esemka.

“Ya kalau gitu Pak Jokowi seperti yang saya bilang waktu itu juga, ganti dong dengan mobil Esemka yang dibangga-banggakan. Saya kira itu spiritnya akan bagus, kan udah diproduksi,” kata Fadli di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (6/9).

Fadli juga menyarankan agar mobil Esemka dijadikan kendaraan baru untuk para menteri juga. Untuk diketahui, Presiden, Wapres serta para menteri periode 2019-2024 akan mendapatkan mobil dinas baru. “Esemka aja lah,” singkat Fadli. [sgh]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *