Nggak Guna, Epidemiolog UI Desak Jokowi Bubarkan KPC-PEN Pimpinan Airlangga

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Epidemiolog dari Universitas Indonesia, Pandu Riono menyebut Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN), sama sekali tidak berguna dan terkesan gagal total.

Oleh karena itu, Pandu mendesak Presiden Jokowi agar membubarkan komite pimpinan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto tersebut.

Berita Lainnya

“Enggak ada guna lagi itu (KPC-PEN), udah gagal, itu harus dibubarkan karena mikirin pemulihan ekonomi saja aja, karena ketuanya Menko Perekonomian,” ujar Pandu kepada wartawan dua hari lalu.

Pada saat rapat membahas PPKM Darurat, Airlangga mengusulkan pendapat berbeda dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan.

Airlangga mengusulkan mall dan restoran tetap dibuka, dengan jam operasional yang diperpendek dari sebelumnya pukul 20.00 menjadi pukul 17.00. Sementara usulan luhut, seluruh mall ditutup, restoran hanya boleh melayani delivery atau take away.

Usul Luhut kemudian yang ditetapkan menjadi kebijakan. Luhut pula yang ditunjuk menjadi Koordinator PPKM Darurat Jawa-Bali.

“Jokowi melihat Airlangga enggak mampu, makanya diserahkan ke Luhut,” ujar Pandu.

Pandu menyarankan agar Presiden Jokowi selanjutnya memimpin langsung penanganan Covid-19, bukan lagi harus melalui Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN). Sehingga, kata dia, arah kebijakan pemerintah lebih konsisten dan satu komando. [fed]

Berita terkait


INDOPOLITIKA TV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *