Partai Nasdem

Nyaleg DPR RI, Maphilinda Syahrial Oesman: Kita Perjuangkan Kaum Perempuan

Palembang – Berdasarkan data Badan Pusat Statiatik jumlah penduduk Indonesia pada 2018 mencapai 265 Juta Jiwa. Dari jumlah tersebut sebanyak 131,88 Juta jiwa berjenis kelamin perempuan. Untuk perempuan usia produktif berjumlah sekitar 69,4 juta. Ini menjadi aset potensial yang dimiliki oleh negara Indonesia.

Dari data BPS tersebut menunjukan bahwa keberadaan perempuan sangat potensial peranannya dalam membangun bangsa. Dalam konteks negara Indonesia, keberadaan perempuan dilindungi oleh payung hukum, sehingga perempuan dilindungi dari segala kekerasan, penindasan dan diskriminasi yang mengkerdilkan eksistensi perempuan.

Walaupun sudah ada Komnas perempuan yang dibentuk berdasarkan peraturan presiden No 65 Tahun 2005. Keberadaan perempuan acapkali mendapatkan perilaku yang senonoh, diskriminatif, terkadang cenderung menindas. Bahkan, dari catatan tahunan Komnas Perempuan pada 2017 terdapat 348.446 kasus kekerasan terhadap perempuan.

Menanggapi hal tersebut, Maphilinda Syahrial Oesman Caleg DPR RI Partai NasDem Dapil Sumatera Selatan (Sumsel) 1 turut berkomentar bahwa perempuan sampai hari ini masih dipandang sebelah mata, terkadang kurang dimanusiakan terbukti dari data kekerasan terhadap perempuan padahal sejatinya perempuan ialah ibu pertiwi yang mengandung dan melahirkan para generasi bangsa.

“Perlu menjadi kesadaran bersama bahwa posisi perempuan sangat vital dalam menjaga keberlangsungan hidup sebagai manusia. Perempuan layaknya ibu Pertiwi yang melahirkan para generasi bangsa. Maka dari itu keberadaan perempuan perlu diperjuangkan, dihormati segala hak-haknya dan diapresiasi segala kinerja dan karyanya,” kata Maphilinda kepada media saat ditemui dikawasan Jakabaring Palembang, Minggu (21/10/2018).

Menjaga dan menghormati perempuan, lanjut Maphilinda, sama halnya dengan merawat kelestarian hidup manusia. Menurutnya, dirinya maju sebagai calon legislatif adalah suatu bentuk perjuangan untuk kaum perempuan dalam menyuarakan keadilan.

” Saya maju sebagai calon legislatif adalah suatu bentuk perjuangan untuk kaum perempuan dalam menyuarakan keadilan,” pungkasnya. (ind)

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close