Oknum Polisi yang Diduga Aniaya Wartawan Saat Demo di Makassar Segera Disidang

  • Whatsapp
Demo di Makassar beberapa waktu lalu.

INDOPOLITIKA.COM – Dua oknum polisi berpangkat Bripda, yang diduga melakukan pengeroyokan dan penganiayaan terhadap jurnalis saat peliputan demo penolakan sejumlah RUU di Flyover, Jalan Urip Sumohardjo, Kota Makassar, beberapa waktu akan segera menjalani sidang etik.

Kabid Propam Polda Sulawesi Selatan, Komisaris Besar Hotman Sirait mengatakan, pihaknya telah menemukan dua pelaku aniaya itu. Masing-masing pangkat Bripda. Kedua oknum polisi ini

Baca Juga:

“Iya dua anggota sudah diperiksa dan terbukti melanggar. Keduanya segera menjalani sidang disiplin di Propam,” ujar Hotman, melansir kabarmakassar.com, Selasa (29/10/2019).

“Udah selesai pemberkesannya dan terbukti melanggar jadi hanya dua orang untuk sementara menjalani sidang disiplin, yah kita tunggu saja nanti,” katanya.

Sementara itu, ketiga wartawan yang menjadi korban dalam peristiwa itu yakni Muhammad Darwin Fatir dari LKBN Antara, Saipul dari Inikata.com dan wartawan Makassartoday.com. Mereka telah diambil keterangannya.

Diberitakan sebelumnya, Tim Kuasa Hukum kekerasan jurnalis, yang tergabung dalam LBH Pers Makassar, melayangkan klarifikasi dan keberatan surat pemberitahuan hasil pemeriksaan laporan dugaan pelanggaran etik dan disiplin kepada Propam Polda Sulsel.

Surat dari LBH Pers nomor 02/LBH pers-Mks/X/2019 tertanggal 21 Oktober 2019, yang ditujukan ke Bidpropam Polda Sulsel dan ditembuskan Kepada Polda Sulsel, Irwasum Polda.

Salah satu point dalam surat tersebut , LBH pers Makassar juga meminta kepada Bidpropam Polda Sulsel, untuk tetap melanjutkan proses etik dan disiplin tanpa menunggu proses pidananya, didasarkan pada ketentuan PP 2 Tahun 2003 Pasal 12 (1) jo Perkapolri 14/2011 pasal 28 ayat (2), yang intinya menyatakan, sanksi etik dan disiplin tidak menghilangkan Tuntutan Pidana.[asa]

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *