Internasional

Orangtua di Tiongkok Jual Putrinya untuk Biaya Operasi

Orangtua di Tiongkok menjual anaknya demi biaya pengobatan anaknya yang lain. (Foto: SCMP)

Chengdu: Ketika buah hati terkena penyakit yang ganas, orangtua rela melakukan apapun demi kesembuhannya. 

Seperti yang dilakukan orangtua di Tiongkok yang tega 'menjual' anak perempuannya untuk mengumpulkan dana guna perawatan anak laki-lakinya yang terkena kanker.

Menurut South China Morning Post, pasangan tersebut melakukan kampanye pengumpulan dana untuk anak laki-lakinya yang terkena kanker darah dan sum sum tulang belakang.

Sang ayah, Liang, menggendong anak perempuannya di kota Chengdu dan membawa papan yang menuliskan bahwa ia bersedia untuk memberikan "anak perempuannya yang manis dan lucu". Anak itu akan diberikannya kepada siapapun yang bisa memberikan uang untuk perawatan anak laki-lakinya.

Fotonya menjadi viral dan sekaligus mendapat kecaman dari para warganet Tiongkok. Mereka menganggap bahwa apa yang dilakukan Liang itu adalah perdagangan manusia. 

Tetapi, orangtua itu mengaku bahwa mereka menawarkan anak perempuannya hanya sebagai penarik perhatian. Demi pengobatan anak laki-lakinya, Liang dan istrinya harus mengumpulkan dana sebesar 600.000 yuan atau sekiar Rp1,2 miliar untuk biaya rumah sakit.

"Saya sekarang sangat menyesal karena melakukan ini, tapi kami tidak punya pilihan lain. Kami sangat takut apabila kami tidak mendapatkan cukup uang, jadi kami menggunakan ide ini," kata Liang, seperti dikutip South China Morning Post, Rabu 23 Agustus 2018.

Sebelumnya Liang Yujia dan Chen Lanqin yang sudah mengumpulkan donasi lebih dari 90.000 yuan atau sekitar Rp192 juta dari tiga platform penggalang dana. Namun rekening yang berisi dana yang telah diraih itu, dibekukan rekeningnya karena insiden tersebut. 

Beruntung, salah satu situs galang dana mungkin akan mencairkan donasi yang telah terkumpul, tetapi dana tersebut akan langsung diserahkan ke rumah sakit. (Khalisa)

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close