OSO vs Wiranto ‘Perang Dingin’ Jelang Munas, Saling Desak Angkat Kaki dari Hanura

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Jelang Munas III Partai Hanura yang dijadwal 17 Desember mendatang, suhu politik di internal partai itu memanas. Dewan Pembina Partai dan Pengurus DPP terlibat terlibat perang urat syaraf. Dewan Pembina yang dimotori Subagyo HS dan Wiranto meminta Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Oedang mundur dari jabatannya sebagai Ketum.

Ketua DPP Hanura Inas Nasrullah Zubir lantas tampil membela sang Ketum. Saat dimintai tanggapannya, Inas justru mendesak Wiranto mundur dari partai. “Kita malah minta dia (Wiranto) mundur kok. Dia kan sudah (menjabat) Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres),” katanya kepada Indopolitika.com Sabtu,  (14/12/2019).

Bacaan Lainnya

Menurut dia, jabatan yang di emban Wiranto saat ini menuntutnya tidak terafiliasi dengan partai. Karena itu, mestinya Wiranto langsung menyatakan mundur setelah dilantik Presiden Joko Widodo sebagai Ketua Wantimpres. “Dia seharusnya cepat segera mundur. Jangan nunggu 30 hari,” ujarnya.

Dia menegaskan, DPP justru mendorong agar Wiranto hengkang dari Hanura. Dia yakin, kader dan pengurus wilayah Hanura kompak satu suara mendukung sikap DPP yang meminta Mantan Menkopolhukam itu kundur dari partai yang dia lahirkan itu. “Kami minta dia mundur kok. Segera,” ujarnya.

Sebelumnya, Dewan Pembina Partai Hanura meminta OSO mundur dari jabatannya sebagai Ketum Hanura. Desakan itu dimotori Subagyo HS dan Dewan Kehormatan Partai Hanura Chairuddin Ismail. Mereka telah melayangkan surat yang meminta OSO mundur. Surat tersebut pun sudah disetujui oleh Ketua Dewan Pembina Partai Hanura Wiranto. Alasannya, OSO dinilai gagal membuat partai itu menjadi besar dan melanggeng ke Senayan dalam Pileg April lalu.[asa]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *