OTT Bupati Nganjuk, Feri Amsar: KPK Bekerja Hingga Darah Penghabisan

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Para pegawai KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidayat di tengah terpaan isu tes wawasan kebangsaan. OTT Bupati Nganjuk ini dinilai sebagai pesan penting bahwa para pegawai KPK tetap bekerja sampai titik darah penghabisan.

“Pesan paling penting adalah mereka tidak mempermasalahkan soal pekerjaan. Bagi mereka yang paling penting adalah bagaimana melawan korupsi ini sampai titik darah penghabisan,” ujar Direktur Pusat Studi Konstitusi (Pusako) Universitas Andalas, Feri Amsari, kemarin.

Berita Lainnya

Feri mengatakan bahwa ancaman pekerjaan tak membuat para pegawai KPK yang diisukan akan ‘didepak’ itu menyerah. Para pegawai KPK ini tetap menjalankan amanahnya sampai tugasnya selesai.

“Jadi apapun ancaman pekerjaan, mereka akan berusaha tetap fokus berupaya sekuat mungkin untuk menjalankan amanah mereka. Hingga tugas-tugas mereka selesai atau dilanjutkan,” tuturnya.

Sebelumnya, diketahui OTT terhadap Bupati Nganjuk, Novi Rahman ini dipimpin oleh Harun Al Rasyid, salah seorang seorang penyidik yang tidak lolos tes wawasan kebangsaan.

Harun juga dikenal aktif di Wadah Pegawai atau WP KPK dan pernah pula menjadi Ketua WP KPK. Nama Harun juga sempat mencuat kala menjadi salah satu penggugat perihal hak angket DPR terhadap KPK tahun 2017 di Mahkamah Konstitusi (MK).

Terlepas dari itu, Harun sendiri mengakui dirinya sebagai kasatgas penyelidik dalam OTT Bupati Nganjuk kali ini.

Berita Terkait


INDOPOLITIKA TV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *