OTT Kadispar Lombok Barat, Kejaksaan Amankan Uang RP 95 Juta

  • Whatsapp
Kadirpar Lombok Barat Terjaring OTT Kejaksaan Mataram

INDOPOLITIKA.COM- Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Lombok Barat, Ispan Junaidi terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Kejaksaan Negeri Mataram, Nusa Tenggara Barat. Ispan Junaidi ditangkap berkaitan dengan dugaan kasus korupsi proyek yang mendapat pendampingan dari Tim Pengawal, Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D).

Kepala Kejaksaan Negeri Mataram, Nusa Tenggara Barat, Yusuf mengatakan Ispan sudah jadi tersangka di kasus itu.

Baca Juga:

“Iya proyek ini memang ada pendampingan TP4D Kejari Mataram,” kata Yusuf

Yusuf menambahkan, Ispan Junaidi diamankan oleh tim intelijen dibawah pimpinan Kasi Intelijen Kejari Mataram Agus Taufikurrahman. Meski ada rumor Kejaksaaan Mataram meminta ‘fee’ pada proyek ini. Yusuf langsung membantahnya. Kata dia pihaknya tidak turut serta dan ikut campur dalam kasus yang menjerat Kadispar Lombok Barat tersebut. Ia menegaskan, adanya permintaan jatah dilakukan tanpa sepengetahuan TP4D Kejari Mataram.

Diketahui, Kadispar Lombok Barat, Ipan Junaidi terkena OTT pada Selasa siang, kemarin. Ispan Junaidi diamankan bersama barang bukti berupa uang tunai Rp 95.850.000. Uang yang diamankan dari tas ransel warna hitam, diduga kuat jatah yang diterima Ispan Junaidi dari pihak pemenang tender.

Pemeriksaan sementara, Ispan Junaidi diduga memanfaatkan kewenangannya sebagai Kadispar Lombok Barat dalam pencairan anggaran proyek yang uangnya berasal dari dana DAK tahun 2019 tersebut. Dengan kewenangannya itu, Ispan Junaidi diduga kuat meminta jatah lima persen dari nilai kontrak kerjanya yang mencapai Rp1,5 miliar.

Jika permintaannya tidak dikabulkan, maka Ispan Junaidi sebagai Kadispar Lombok Barat mengancam pihak pemenang tender untuk tidak menandatangani pencairan anggaran proyeknya.[pit]

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *