Pilkada

Padil Karsoma-Acep Maman, Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Purwakarta yang Saling Mengisi dan Kompak

Pasangan calon bupati dan wakil bupati Purwakarta yang diusung oleh PPP dan PDIP mendapat sambutan positif dari banyak pihak. Mereka menilai sosok Padil Karsoma dan Acep Maman adalah pasangan yang bisa saling mengisi dan kompak. Keduanya memiliki latar belakang yang baik dan bisa menunjang pengabdiannya ke depan sebagai bupati dan wakil bupati Purwakarta.

Irfan Mufied, salah seorang mahasiswa asal Purwakarta di Bandung menyatakan Acep Maman adalah aktivis partai nasionalis saat yang sama ia berlatar belakang keluarga santri. Acep cukup merakyat, bergaul dengan banyak kalangan. Bersahaja dan peduli serta punya tekad yang besar memperbaiki kelemahan-kelemahan pemerintahan sebelumnya.

‘Kang Acep Maman akan bisa saling mengisi dan melengkapi dengan Kang Padil,” ujarnya saat ditanyai wartawan terkait figur-figur kandidat pilkada purwakarta, Senin (29/1).

Penilaiam serupa juga diungkapkan oleh Siti Maisaroh, penggerak majelis taklim di kawasan Campaka. Dirinya menilai Padil Karsoma adalah sosok santun dan taat beragama. Tutur katanya lembut juga pekerja keras, jiwa sosialnya tinggi dan mau mendengarkan jika rakyat bicara atau mengadukan sesuatu.

“Pak Padil Karsoma saat itu piawai, cukup memguasai materi, pengalamannya dalam bidang kesehatan dan juga pemerintahan sangat luas. Menurut saya pantas sekali kalau Pak Padil menggantikan Pak Dedi Mulyadi,” tuturnya.

Terpisah, pengamat politik dari Indopolitika Institute, Mus S Galih menilai pasangan Padil Karsoma – Acep Maman akan bunyi kampanyenya jika program yang ditawarkan berbeda dengan programnya pasangan Ane – Aming. Diferensiasi akan jadi penentu apakah Padil – Acep itu boneka atau bukan.

“Jika program kerjanya sama saja dengan istrinya Dedi Mulyadi, ya publik tidak akan tertarik. Bagi banyak kalangan yang menghendaki perubahan, Padil – Acep harusnya bisa memberikan jawaban,” ungkapnya. (ind)

Tags

Artikel Terkait

Close