Indopolitika.com

Politik

“Kalau mendasari pada logika, dukungan resmi PPP kepada Prabowo itu memang terkesan ganjil. Sebab, merujuk hasil Mukernas II PPP bulan Februari lalu, nama Prabowo sebetulnya tidak termasuk di antara tujuh nama capres PPP. Justru nama Jokowi yang termasuk di antaranya,” kata Direktur Sigma Said di Jakarta, Senin (12/5/2014).

Opini

Kesimpulan ini saya dapat setelah membaca ulasan ciamik tentang capres dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu dari tulisan seorang Indonesianis asal Australian National University (ANU), Marcus Mietzner. Tulisan berjudul Jokowi: Rise of a Polite Populist itu dimuat di berkala Inside Indonesia nomor 116, edisi April-Juni 2014.