Pandemi Covid-19 di Indonesia Terkendali, Satgas: Jangan Lengah, Harus Dipertahankan

  • Whatsapp
Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito

INDOPOLITIKA.COM – Perkembangan penanganan pandemi COVID-19 di Indonesia sudah cukup terkendali. Ditandai, kasus positif harian menyentuh angka 1000 kasus dan kasus aktif turun hingga 1%. Perbaikan juga terlihat pada angka positivity rate sebesar 2,48%.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito menegaskan bahwa angka kesembuhan harian terus meningkat hampir 5 kali lipat dari kasus positif. Hal ini tercapai pada 13 September 2021 dengan rinciannya, angka kesembuhan 12.474 kasus dan kasus positif 2.277 kasus.

Berita Lainnya

“Dengan segala perbaikan dari berbagai indikator penanganan Covid-19 di Indonesia dapat dikatakan bahwa saat ini pandemi Covid-19 terkendali,” kata Wiku saat konferensi pers, Selasa(21/9/2021).

Satgas mencatat pada pekan ini kasus Covid-19 di Indonesia kembali mengalami penurunan yang sangat drastis. Per 20 September, kasus positif harian telah menyentuh angka 1.000 kasus, dengan kasus aktif yang telah menyentuh 1 persen selama lima hari berturut-turut.

“Ini adalah pencapaian yang sangat baik dan buah kerja keras kita semua mengingat kita pernah mencapai 56 ribu kasus, dengan kasus aktif hingga 18 persen pada bulan Juli lalu,” ujarnya.

Wiku mengatakan, menurunnya kasus positif ini juga diikuti dengan terus meningkatnya persentase kesembuhan. Hingga saat ini, kesembuhan di Indonesia telah mencapai lebih dari 95 persen serta angka kesembuhan harian yang terus mengalami peningkatan beberapa kali lipat dari kasus positif tiap harinya.

“Bahkan pada 13 September, kasus kesembuhan kita bertambah hampir lima kali lipat dari kasus positif harian. Di mana kasus positif bertambah 2.577 kasus, sedangkan kesembuhan bertambah 12.474 kasus,” ujar Wiku.

Seiring dengan menurunnya kasus Covid-19 di Indonesia, lanjut Wiku, pemerintah terus berkomitmen meningkatkan jumlah testing agar semakin banyak kasus yang terdeteksi. Pada minggu terakhir, jumlah orang yang diperiksa mencapai satu juta orang. Angka ini terus mengalami peningkatan dari yang sebelumnya berkisar 600-900 ribu orang.

Sementara itu, angka positivity rate di Indonesia pun juga menunjukan perbaikan yakni sebesar 2,48 persen. “Ini adalah positivity rate mingguan terendah yang pernah kita capai sepanjang pandemi,” tambah dia.

Perbaikan kondisi Covid-19 di Indonesia ini tercapai berkat kerja sama yang terjalin antara seluruh lapisan masyarakat dan unsur pemerintah, serta peran besar para tenaga kesehatan dalam penanganan pasien Covid-19.

Namun, penting untuk dipahami bahwa adanya perbaikan utamanya pada kasus aktif mencapai 1% ini bukan untuk menjadi lengah. Karena jika berkaca pada beberapa negara lain yang sempat mengalami kasus aktif dibawah 1%, ternyata tetap mengalami lonjakan kasus baru-baru ini.

Seperti Australia yang kasus aktifnya 0,26% pada 24 Mei kembali meningkat hingga 30 ribu kasus aktif per 9 September. Hal serupa juga di Selandia Baru dengan kasus aktif 0,6% per 1 Juni lalu kembali naik pada September mencapai 750 kasus aktif.

Adanya pengalaman kedua negara tetangga itu, menandakan bahwa perbaikan kasus COVID-19 harus terus dipertahankan dengan disiplin menjalankan protokol kesehatan. Karena tidak ada jaminan bahwa keberhasilan penanganan Covid-19 saat ini akan bertahan seterusnya, jika tidak diimbangi upaya perbaikan yang konsisten dan terus menerus. [rif]

Berita terkait


INDOPOLITIKA TV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *