Internasional

Papua Nugini Dihantam Gempa 7,0 SR, Tidak Ada Kerusakan

Ilustrasi. (FOTO: AFP)

Port Moresby: Gempa bumi mengguncang Papua Nugini pada Kamis 11 Oktober. Tetapi tidak ada kerusakan besar atau warga yang terluka dilaporkan.
 
"Gempa berkekuatan 7,0 SR itu cukup dalam sehingga kemungkinannya tidak menghasilkan tsunami," kata Direktur Pelaksana Penanggulangan Bencana Papua Nugini, Chris McKee, seperti dikutip AFP, Kamis 11 Oktober 2018.
 
McKee mengatakan petugas bencana telah menjangkau orang-orang di Distrik Pomio, dekat lokasi gempa. Dia mengatakan bahwa sistem komunikasi di wilayah itu terkenal sangat tidak memadai.
 
Menurut McKee tidak ada laporan tentang masalah besar akibat gempa, hal ini dianggapnya sebagai pertanda baik. Dia menambahkan bahwa gempa juga dirasakan di kota Rabaul.
 
Menurut Survei Geologi AS, gempa itu berpusat sekitar 117 kilometer  timur Kimbe, wilayah West New Britain. Sementara pusat kedalaman gempa yang melanda negara kepulauan Pasifik tersebut mencapai sekitar 40 kilometer .
 
Ini diikuti oleh dua magnitudo 5,9 gempa susulan di wilayah yang sama dan kemudian gempa berkekuatan 6,3 yang berpusat di timur laut lebih lanjut di pulau itu.
 
Peneliti laut dari Pusat Peringatan Tsunami Pasifik David Walsh mengatakan, ilmuwan tidak memiliki alat pengukur pasang di dekat tempat terjadinya gempa. Walsh menyebutkan tidak dapat memastikan apakah ada tsunami yang melanda. Tetapi risikonya rendah dan kemungkinan hanya di daerah terdekat.
 
Papua Nugini bulan depan menjadi tuan rumah KTT Kerja sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC), yang diperkirakan akan menarik para pemimpin dunia mulai pada 17 November.
 
Gempa berkekuatan 7,5 skala Richter pada Februari di wilayah pusat negara itu menewaskan sedikitnya 125 orang dan memaksa 35.000 lainnya dari rumah mereka. Provinsi Hela dan Southern Highlands yang paling parah terkena dampaknya terpencil dan belum berkembang, dan penilaian tentang skala kerusakan serta cedera dinilai lamban untuk disaring.
 
Rumah bagi 7 juta orang, Papua Nugini terletak di bagian timur pulau New Guinea, di sebelah timur Indonesia. Wilayah ini terletak di 'Ring of Fire' atau 'Cincin Api' Pasifik, busur patahan seismik di sekitar Samudera Pasifik di mana sebagian besar gempa bumi dunia dan aktivitas gunung berapi terjadi.

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close