Wow…Korban Teror Sperma Berbondong-Bondong Datang ke Kantor Polisi

  • Whatsapp
SN pelaku teror penyiraman sperma di Tasikmalaya

INDOPOLITIKA.COM- Para korban pelemparan sperma dan peremasan payudara yang terjadi di Tasikmalaya terus berdatangan ke kantor polisi. Hal itu menyusul sudah tertangkapnya pelaku oleh aparat kepolisian. Pelaku yang bernama Sigit Nugraha (25) ditangkap dirumahnya di Cieunteung, Kelurahan Argasari, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya

Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Anom Karibianto mengatakan sampai saat ini ada enam korban yang datang untuk melaporkan perbuatan Sigit.

Muat Lebih

“Setelah SN tersangka pelempar sperma ditangkap, kita kedatangan saksi terus bertambah yang ikut melapor. Semuanya ada enam orang yang sudah lapor resmi,” ujar Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Anom Karibianto di kantornya, Rabu pagi.

Anom mengatakan sebelum tersangka ditangkap, para korban takut untuk membuat laporan. Padahal Anom menghimbau kepada warga masyarakat yang menjadi korban kejahatan asusila untuk segera melaporkan dirinya ke pihak berwajib.

“Saya harap kepada semua masyarakat untuk tak khawatir lagi dengan perbuatan tersangka karena polisi sudah mengamankan pelakunya,” ujar dia.

Sebelumnya, Sigit Nugraha (25) ditangkap oleh aparat kepolisian lantaran sempat viral dimedia sosial. Perbuatan Sigit yang meresahkan warga Tasikmalaya itu terekam oleh kamera dan diunggah ke sosial media oleh korban yang bernama LR (43).

Dalam video tersebut, LR kemudian menceritakan perbuatan Sigit.  Kata dia, kejadian berawal saat dirinya sedang menunggu ojek online di Jalan Letjen Mashudi, Rabu (13/11/2019). Tiba-tiba dia dihampiri seorang pria mengendarai sepeda motor matik berwarna hitam dengan nomor polisi Z 5013 LB.

Pria itu mengeluarkan kata-kata tak pantas sambil menatap wajah korban. Pelaku kemudian memasukkan tangan ke dalam celana tepat di bagian alat vital. Tak lama berselang, pria itu melempar spermanya ke arah korban.

Setelah video itu viral, ternyata teror pernyiraman sperma yang dilakukan oleh Sigit Nugraha sudah banyak korbannya.

Atas perbuatannya, pelaku terancam kurungan penjara 2 tahun 8 bulan.[pit]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *