Partai Demokrat Malu-Malu Minta Kursi Ketua MPR

  • Whatsapp
Partai Demokrat (ist)

Perlahan-lahan mulai terkuak tujuan dari safari politik Yudhoyono bersaudara mengunjungi Presiden Jokowi dan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri pada momen idul fitri kemaren.

Meski belum menjadi sikap resmi partai, cuitan Cipta Panca Laksana yang meminta PDIP “balas budi” untuk memberikan kursi ketua MPR kepada partainya. Karena pada tahun 2009 Demokrat dengan bebesar hati memberikan jabatan tersebut pada Taufiq Keimas.

Baca Juga:

Setelah jadi partai penguasa pada pemilu 2009, Partai Demokrat selalu mengambil posisi ditengah. Bahkan ketika bergabung dengan Prabowo-Sandi Partai Demokrat paling banyak membuat intrik di dalam koalisi.

Gaya komunikasi politik Demokrat malu-malu, ketika Agus Harimurti Yudhoyono tak dipinang Prabowo menjadi wakilnya, Politisi Demokrat Andi Arief menyebut Prabowo Jendral Kardus. Kesempatan lain, Susilo Bambang Yudhoyono juga menyebut kampanye Prabowo dapat memicu perpecahan bangsa.

Sikap politik Demokrat lebih sering terlihat dari cuitan-cuitan para pengurus pusat di media sosial, seperti Racland Nahsidik, Ferdinand Hutahaean, Andi Arief, dan terbaru Cipta Panca Laksana. Dibanding para elit partainya. (TRA)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *