Pasca Putusan MA, DPP Hanura Kubu OSO Minta Aset Partai Dikembalikan

  • Whatsapp
Ketua Umum Hanura Oesman Sapta Odang (ist)

DPP Partai Hanura di bawah kepemimpinan Ketua Umum Oesman Sapta Odang meminta kubu Daryatmo mengembalikan aset partai setelah keluarnya putusan Mahkamah Agung (MA) yang menolak gugatan Daryatmo dan Sarifuddin Sudding.

Sekretaris Jenderal DPP Partai Hanura, Harry Lotung Siregar mengatakan setelah adanya Putusan MA tersebut, maka kubu Daryatmo dan Sarifuddin Sudding wajib mengembalikan aset-aset yang dimiliki Partai Hanura.

Baca Juga:

“Asetnya ada banyak seperti mobil dan kantor di Bambu Apus. Jadi kita minta setelah keputusan MA keluar, bisa dikembalikan,” kata Harry di Kantor DPP Partai Hanura, Jakarta, Senin (5/8/2019).

Harry meminta jangan lagi ada pihak-pihak yang mengatasnamakan Partai Hanura. Kalau itu tetap dilakukan maka pihaknya akan menempuh jalur hukum.

Ketua Bidang Organisasi DPP Partai Hanura Benny Rhamdani menegaskan aset-aset Partai Hanura yang masih dikuasai Daryatmo dkk harus segera dikembalikan.

“Setelah Putusan MA keluar, kami mengimbau kepada mereka yang ada di sana untuk tidak lagi mengatasnamakan Partai Hanura dan semua aset partai untuk segera dikembalikan,” kata Benny.

Dia menjelaskan aset Hanura yang masih dikuasai kubu Daryatmo seperti Kantor DPP Partai Hanura di daerah Bambu Apus, Jakarta Timur dan beberapa aset bergerak seperti kendaraan.

Benny meminta Daryatmo dkk mengembalikan aset bergerak dan tidak bergerak secara baik-baik. Menurut Benny, pihaknya akan mengambil secara paksa aset-aset tersebut jika kubu Daryatmo tidak bersedia mengembalikan.

“Kantor DPP Partai Hanura di Bambu Apus Jakarta Timur itu milik Hanura sehingga setelah Putusan MA itu maka aset tersebut harus dikembalikan,” ujarnya.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *