Patut Dicontoh, Guru di Pelosok Ini Bisa Terapkan Pembelajaran Daring Ditengah Keterbatasan

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Dalam rangka membantu guru dan orangtua membuat belajar dari rumah menjadi lebih bermakna, Tanoto Foundation dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan webinar dengan topik Manajemen Pembelajaran Daring untuk Sekolah Pedesaan.

Narasumber pada kegiatan tersebut adalah Golda Grace Eva Simatupang selaku Coordinator Teaching and Learning for Primary School Tanoto Foundation dan Kiswanto Guru SDN 169/V Cinta Damai Kabupaten Tanjung Jabung Barat Jambi.

Bacaan Lainnya

Acara tersebut telah dilaksanakan pada Selasa 12 Mei 2020 dan terbuka untuk seluruh guru, kepala sekolah, pengawas, dosen, mahasiswa calon guru, pemangku kepentingan pendidikan, orangtua siswa, dan pegiat pendidikan.

Sangat disadari bahwa pembelajaran jarak jauh pada masa pandemi Covid-19 ini mengalami banyak kendala seperti tidak tersedianya perangkat yang mendukung, tidak ada sinyal, tidak ada kuota, dan lain sebagainya. Kendala tersebut hendaknya jangan membuat guru menyerah dalam memberikan hak siswa untuk mendapatkan pembelajaran yang bermakna.

“Manajemen pembelajaran daring untuk sekolah di pedesaan ini sangat cocok untuk diterapkan di sekolah di tengah pandemic covid-19,” ujar Sindi, S.H., M.H Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Tebo, Rabu, (27/5/2020).

Sindi juga meminta para guru SD dan SMP di Kabupaten Tebo untuk mencontoh apa yang dilakukan oleh Kiswanto, guru dari pedalaman eks Transmigrasi. Walaupun di tengah keterbatasan, ia tetap menjalankan pembelajaran bermakna dan aktif kepada siswanya.

“Kita bisa bisa mencontoh pak Kiswanto, bahwa kita jangan menyerah untuk memberikan hak siswa di masa pandemic Covid-19 ini. Pak Kiswanto dari pelosok saja bisa, bagaimana dengan kawan-kawan guru di daerah yang lebih beruntung? Untuk itu jangan menyerah. Tonton YouTube-nya,” tambah Sindi. [rif]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *