Payah, Saat Diguyur Hujan Kemarin Satu Rangkaian MRT Mogok

  • Whatsapp
Mass Rapid Transportation (MRT)

INDOPOLITIKA.COM- Kepala Divisi Sekretaris PT. Mass Rapid Transportation (MRT) Muhammad Kamaluddin mengatakan, sejak kemarin malam, tepatnya pukul 18.57 hingga 19.14 WIB terjadi keterlambatan kereta selama 16 menit 12 detik di Stasiun Fatmawati. Keterlambatan tersebut terjadi akibat adanya gangguan pada Ratangga 0721 saat berhenti di Stasiun Fatmawati.

“Jadi bukan dikarenakan oleh gangguan pada sistem persinyalan,” katanya melalui siaran pers, Rabu (9/10).

Baca Juga:

Dijelaskan Kamaluddin, kejadian tersebut mengakibatkan sejumlah perjalanan tertunda menunggu Ratangga 0721 bergerak menuju Depo Lebak Bulus dan mendapatkan pemeriksaan.

Berdasarkan hasil investigasi, tidak ditemukan kerusakan major maupun minor pada Ratangga 0721. Dijelaskan Kamaluddin, kereta mengalami overshoot (posisi tidak sejajar antara pintu kereta dan pintu tepi peron ketika berhenti) yang disebabkan oleh kondisi cuaca ketika itu. Seperti diketahui, kemarin wilayah Jakarta dan sekitarnya diguyur hujan dengan intesitas sedang.

Saat masinis berusaha menyesuaikan kondisi tersebut, kata Kamaluddin, terjadi human error yang mengakibatkan gangguan pada modul kontrol traksi kereta, yang mengharuskan masinis melakukan shutdown procedure (menurunkan dan menaikkan kembali pantograf) dan melakukan reset kereta untuk dapat kembali beroperasi.

“Akibat kejadian tersebut terdapat keterlambatan lebih dari 5 menit pada 6 rangkaian kereta lainnya yang berada di belakang Ratangga 0721 yaitu Ratangga 1319, Ratangga 2103, Ratangga 1605, Ratangga 0722, Ratangga 2104 dan Ratangga 0723. PT MRT Jakarta memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan,” sambungnya.

Tindak lanjut yang telah dilakukan mulai hari ini, kata agus, adalah ketika pelatihan penyegaran (refreshment training) saat masinis sign-on (proses masinis hadir dan persiapan memulai tugas), tujuannya untuk mengingatkan masinis untuk memindahkan mode saat terjadi inching kereta (menggerakkan kereta perlahan untuk menyesuaikan posisi dengan platform screen door) secara manual sehingga penanganan kondisi di lapangan dapat dilakukan secara lebih cepat. PT MRT Jakarta juga melakukan penerapan disiplin bagi masinis yang bertugas.[sgh]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *