Internasional

PBB: Produksi Koka Kolombia Capai Rekor Tertinggi pada 2017

Tanaman koka yang dipanen di Kolombia. (Foto: AFP).

New York: Produksi koka, tanaman bahan baku kokain, naik ke level tertingginya di tahun 2017. Meskipun miliaran dolar dihabiskan oleh Pemerintah Amerika Serikat (AS) buat memberantasnya.
 
Angka tersebut keluar dari laporan Badan PBB Urusan Pengawasan Narkoba. Laporan menyebutkan bahwa produksi tahun lalu mencapai 171.000 hektar — peningkatan 17 persen dari tahun 2016. Saat ini, tanaman koka menghasilkan produksi 33 persen dibandingkan tahun 2012.
 
Dan kendati berbagai upaya pemberantasan telah didanai AS, 80 persen koka diproduksi di daerah yang sama dengan 10 tahun yang lalu, menurut penelitian tersebut.
 
Menurut BBC, Menteri Kehakiman Kolombia Gloria María Borrero Restrepo menyebut data itu "sangat mengkhawatirkan."
 
Pemerintah AS menerapkan Plan Colombia pada tahun 2000 demi mengurangi produksi koka di negara ini melalui upaya pemberantasan.
 
Dilansir dari UPI, Jumat 21 September 2018, lebih dari USD10 miliar telah dihabiskan untuk Plan Colombia, tetapi hanya sedikit hasil positif yang terlihat.
 
Antara tahun 2000-2006, jumlah kokain yang berasal dari Kolombia masuk ke negeri Paman Sam meningkat. Meskipun produksi heroin berkurang hingga 50 persen, seperti dilaporkan Foreign Policy.
 
Menurut laporan Gedung Putih yang diterbitkan pada Maret, antara 2007-2012, kokain berasal dari Kolombia menurun sekitar 50 persen. Namun telah meningkat sejak saat itu, mencapai tingkat pra-2006 pada tahun 2015 dan meningkat sekitar 60 persen sejak saat itu hingga melampaui pra-Colombia Plan mulai tingkat produksi.

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close