PDIP Ingatkan Sekber Prabowo-Jokowi untuk Taat Konstitusi

INDOPOLITIKA.COM – PDIP menanggapi munculnya relawan Sekretariat Bersama (Sekber) Prabowo-Jokowi yang mendeklarasikan dukungan agar Menteri Pertahanan dan Presiden RI itu berpasangan di Pilpres 2024.

Sekretaris Jenderal DPP PDI-P Hasto Kristiyanto mengingatkan semua pihak, khususnya Sekber Prabowo-Jokowi untuk tetap taat pada Konstitusi Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 perihal masa jabatan presiden dan wakil presiden.

“Ya kalau kita melihat sikap dari PDI-P berpolitik ini dengan rule of the games, yaitu konstitusi UUD mengikat kita semuanya, konstitusi,” kata Hasto ditemui di Sekolah Partai PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (17/1/2022).

Adapun masa jabatan presiden dan wakil presiden berlaku maksimal hanya dua periode. Hal ini tertuang dalam Pasal 7 UUD 1945. Presiden Jokowi sendiri telah menjabat presiden selama dua periode yaitu pada 2014-2019 dilanjutkan 2019-2024.

Menurut Hasto, semua pihak sudah seharusnya taat pada konstitusi yang mengatur masa jabatan presiden itu.

“Konstitusi telah menegaskan bagaimana Presiden melakukan jabatan selama dua periode, dan itulah yang jadi hukum dasar kita untuk kita taati secara bersama-sama,” jelasnya.

Kendati demikian, Hasto melihat apa yang mengemuka soal wacana penambahan masa jabatan presiden dengan munculnya deklarasi Prabowo-Jokowi sebagai dinamika politik. Menurut Hasto, hal ini sah-sah saja di dalam sebuah negara demokrasi.

“Tetapi PDI-P mengingatkan mari kita berdemokrasi dengan meningkatkan kualitas kehidupan demokrasi yang taat kepada konstitusi,” tegasnya.[fed]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.