Peka Kritikan, Direktur Konsepindo Apresiasi Jokowi Cabut Lampiran Perpres soal Investasi Miras

  • Whatsapp
Direktur Konsepindo Research & Consulting, Veri Muhlis Arifuzzaman.

INDOPOLITIKA.COM – Langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencabut lampiran perpres yang mengatur soal pembukaan investasi baru industri miras yang mengandung alkohol, tidak hanya menghentikan polemik seketika itu juga. Lebih dari itu, keputusan yang diambil Jokowi diapresiasi luas.

Salah seorang yang memberikan atensi atas keputusan itu yakni Analis politik sekaligus Direktur Utama Konsep Indonesia (Konsepindo) Research & Consulting, Veri Muhlis Arifuzzaman. “Alhamdulillah. Apa yang diambil Presiden (cabut lampiran perpres miras, red) sudah sangat tepat. Ini menunjukkan bahwa beliau (Presiden Jokowi) peka terhadap kritik dan mendengarkan aspirasi umat,” ungkap Veri kepada indopolitika.com, Rabu (3/3/2021).

Berita Lainnya

Menurut Veri, Presiden Jokowi telah mendengar setiap masukan dari para ulama, pemuka agama, hingga ormas terkait perpres tersebut. Ia menilai Jokowi peduli terhadap aspirasi dari umat Islam.

“Ini berarti apa yang disampaikan oleh para ulama dan ormas Islam didengarkan oleh Presiden. Menurut saya, Presiden telah bersikap ‘sami’na wa atha’na’ atau saya dengarkan dan taati, apa yang menjadi aspirasi dan suara umat Islam,” ungkapnya.

“Sekali lagi alhamdulillah beliau mendengarkan suara-suara para kyai dan tokoh Islam tersebut, tanpa banyak waktu langsung merespon secara positif dengan pencabutan lampiran terkait investasi miras tersebut,” imbuhnya.

Disampaikan Veri, dengan mendengarkan aspirasi umat, Presiden, sambungnya, ingin suasana tenang dan tetap kondusif di tengah masih merebaknya wabah Covid-19. “Beliau saya rasa ingin fokus dan fokus terhadap penanganan Covid-19. Makanya beliau tidak ingin ada kegaduhan ini,” tuturnya.

Very juga meminta para menteri Presiden Jokowi berhati-hati dalam membuat keputusan. Ia mendorong para menteri membuat kebijakan dengan mendengarkan aspirasi publik. “Lebih mendengarkan pihak terkait agar kebijakannya dapat diterima dengan baik karena berdasarkan aspirasi publik,” imbuhnya.

Sebelumnya, Perpres Bidang Usaha Penanaman Modal yang memuat aturan soal usaha miras menuai kontroversi. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencabut lampiran perpres yang mengatur pembukaan investasi baru industri miras yang mengandung alkohol.

“Bersama ini saya sampaikan, saya putuskan lampiran perpres terkait pembukaan investasi baru dalam industri miras yang mengandung alkohol saya nyatakan dicabut,” kata Jokowi dalam siaran pers virtual, Selasa (2/3/2021). [ind]

 

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *