Pekerja Yang Dirumahkan dan Terkena PHK Mencapai 1,7 Juta Orang

  • Whatsapp
Menko Perekonomian Airlangga Hartanto

INDOPOLITIKA.COM – Menko Perekonomian Airlangga Hartanto mengatakan, dampak dari penyebaran Covid-19 sudah ada 1,7 juta orang yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Jumlah tenaga kerja yang di-PHK sebanyak 375 ribu, sementara yang dirumahkan 1,4 juta jadi total 1,7 juta,” ungkap Airlangga pada Kamis (30/4/2020) di Jakarta seusai mengikuti rapat terbatas melalui video conference bersama Presiden Jokowi.

Berita Lainnya

Selain tenaga kerja formal, menurut Airlangga, ada juga sekitar 314.833 orang pekerja informal yang juga terkena dampak Covid-19.

Menurut Airlangga, data tersebut merupakan data yang dipusatkan di Kementerian Ketenagakerjaan dan terkait dengan data BPJS Ketenagakerjaan. Nantinya, setelah diverifikasi, mereka akan mendapatkan kartu pra kerja secara bertahap.

“Kartu pra kerja akan dimasukkan secara bergelombang 4.5 minggu ke depan. Kartu pra kerja yang sudah mendaftar dan teregistrasi mencapai 9 juta orang. Dan yang sudah mendapatkan saldo gelombang pertama dan kedua sebanyak 456 ribu user. Terbanyak di Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Sulawesi Selatan,” papar Airlangga.

Dalam kesempatan itu, Airlangga juga membantah mengenai kabar adanyak 13 karyawan yang dirumahkan.

“Tidak benar 13 juta dirumahkan. Yang benar adalah 4 juta pekerja yang bekerja di perusahaan yang perusahaannya mendaftarkan izin operasi saat PSBB. Tapi industri yang ada di daerah luar PSBB tetap beroperasi dan tidak memerlukan izin,” tandasnya. (rma)

 

Berita Terkait


INDOPOLITIKA TV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *