Internasional

Pelajar Indonesia di Belanda Dicekik Rantai Sepeda Saat Diperkosa

Amsterdam: Pelajar Indonesia menjadi korban perkosaan di Belanda. Selain diperkosa, dia juga mengalami tindak kekerasan, salah satunya dicekik.

Pelaku mencekik perempuan tersebut menggunakan rantai. Menurut media lokal, NOS, Selasa 24 Juli 2018, akibat tindakan tersebut korban mengalami luka serius.

“Perempuan ini masih dalam perawatan medis sehingga belum bisa ditanyai mengenai kejadian yang dialaminya,” ucap polisi setempat.

Perempuan anggota pertukaran pelajar Indonesia-Belanda ini tengah bersepeda pada Sabtu pagi waktu setempat. Dia bersepeda dari Stasiun Pusat Rotterdam ke rumahnya di Herman Bavinckstraat.

Dia tiba di rumahnya pukul 5.30 pagi dan segera mengunci sepedanya di jalan. Tak lama kemudian dia diserang.

Lukanya yang parah membuat perempuan anonim tersebut dilarikan ke rumah sakit.

Akibat kasus ini, polisi mencurigai 20 orang sebagai tersangka. Mereka semua berada di sekitar tempat kejadian saat insiden terjadi.

Sementara itu, pelaku yang menggunakan penutup kepala gelap berusia sekitar 20-an. Menurut polisi dia mengenakan sepeda berwarna gelap juga.

Keterangan warga yang diperoleh dari korban saat menolongnya menyebutkan perempuan itu sudah diincar dan dikejar pelaku dari Avenue Concordia. Wilayah ini hanya berjarak lima menit dengan sepeda dari Herman Bavinckstraat.

“Dia diserang di rumahnya, perempuan itu mengaku rantai sepeda dililit ke lehernya dan dia diperkosa,” ucap warga.

Belum banyak keterangan yang diperoleh dari korban yang saat ini masih dalam perawatan intensif. Pihak KBRI saat ini telah mendampingi korban.

“Keluarga meminta untuk diberikan privasi dalam kasus ini. Sesuai SOP Kemlu, kami harus menjaga identitas korban,” kata Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri Lalu Muhammad Iqbal.

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close