Pelaku Bom Bali : Jangan-jangan Ibu TNI Banyak Terpapar Radikalisme

  • Whatsapp
Pelaku Bom Bali Ali Imron, saat memberikan pandanganya soal peristiwa penusukan Wiranto, di ILC, Selasa (15/10) malam.

INDOPOLITIKA.COM – Pelaku bom Bali Ali Imron turut mengomentari nyiyiran IPDN, istri eks Kodim Kendari Kolonel Hendi Suhendi terhadap penusukan Wiranto, beberapa waktu lalu. Dia menduga, istri TNI bisa saja terpapar radikalisme tapi tidak diketahui orang lain.

“Penyerangan terhadap Pak Wiranto saya khawatir jangan-jangan itu, jangan-jangan itu ibu-ibu, itu sudah terpapar radikalisme,” kata Ali Imron saat dihadirkan di acara ILC, Selasa (15/10) malam.

Baca Juga:

Menurut Ali Imron, orang yang sudah terpapar radikalisme sulit untuk dikendalikan, karena mereka percaya dengan apa yang mereka yakini. Beda halnya ketika mereka belum percaya soal radikalisme ini. “Kalau ndak percaya atau belum percaya kita bisa kasih tahu. Tetapi kalau sudah terpapar ini yang sulit. Mohon kepada masyarakat  melihat peristiwa ini dengan jelas,” tandasnya.

Tidak ingin ada korban jatuh lagi dari aksi kaum radikal ini, Ali Imron mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk sama-sama melawan dan sadar bahwa, radikalisme itu tidak ada gunanya. Dia juga meminta masyarakat untuk jernih melihat kasus Wiranto, tidak terpecah.

“Kalau banyak opini dan menganggap penusukan Wiranto, settingan, yang ada pelaku radikalisme akan bertepuk tangan dan merasa menang. Mereka tertawa ngakak karena berhasil membuat masyarakat terpecah karena sibuk menduga peristiwa ini rekayasa,” jelasnya.

“Jadi maksud saya, ayolah masyarakat Indonesia kita lawan ini radikalisme bersama-sama,” tandasnya.[asa]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *