Internasional

Pelaku Penikaman Prancis Miliki Sejarah Masalah Kejiwaan

Polisi Prancis berjaga di tempat kejadian perkara. (Foto: Shutterstock).

Paris: Dua orang tewas dan korban lainnya terluka dalam penyerangan senjata tajam di Paris, Prancis. Seorang pria bersenjata tiba-tiba saja menusuk para korban di wilayah Trappes.

Pihak berwenang mengatakan tersangka memasuki vila tempat ibunya tinggal dan membunuhnya serta saudara perempuannya. Sementara itu, korban ketiga ditikam di luar vila.
 
Baca juga: Penikaman di Prancis, Dua Orang Dilaporkan Tewas.

"Korban yang ketiga bukan kerabat tersangka," ujar Menteri Dalam Negeri Prancis Gerard Collomb, dilansir dari laman ABC, Jumat 24 Agustus 2018.

Tersangka bahkan sempat mengancam polisi sehingga akhirnya petugas menembak pria tersebut. Pihak berwenang belum mengidentifikasi orang tersebut atau mengungkapkan motif tersangka.

Kelompok Islamic State (ISIS) dalam media online mereka menyebut pelaku adalah pejuang mereka. Namun otoritas Prancis belum mengonfimasi laporan tersebut.

"Penyerang di Kota Trappes adalah pejuang ISIS yang melakukan serangan sebagai tanggapan untuk menyerang warga koalisi," kata Amaq News Agensi, media online ISIS tersebut.

Namun, kepada awak media Collomb mengatakan pelaku memiliki masalah kejiwaan serius. Selain itu, dia suka menyebarkan ideologi teroris.

"Meski demikian insiden tersebut lebih kepada seseoramh dengan kesehatan mental terganggu," tukasnya.

Dia mengucapkan bela sungkawa kepada para korban penusukan tersebut. "Pikiran dan hati saya bersama para korban dan orang-orang yang mereka cintai," pungkasnya.

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close