Pelanggar Ganjil Genap Akan Didenda Rp500 Ribu

  • Whatsapp
Kawasan Ganjil Genap

INDOPOLITIKA – Penindakan aturan ganjil genap oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya dilakukan bersamaan dengan operasi Patuh Jaya 2019. Pengendara roda empat yang melanggar aturan akan mendapatkan sanksi sesuai Pasal 287 ayat 1 UU No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Muhammad Nasir mengatakan, petugas akan melakukan penindakan sesuai undang-undang yang berlaku kepada para pelanggar kebijakan ganjil-genap.

Baca Juga:

“Pelanggar dikenakan sanksi dua bulan penjara atau denda administrasi sebesar maksimal Rp 500.000,” katanya, Senin (9/9).

Dalam operasi patuh jaya itu, sebanyak 1.061 personel dikerahkan untuk menegakkan hukum pagi pelanggar ganjil genap.

Nasir menjelaskan, penindakan perluasan sistem ganjil genap mulai diberlakukan hari ini. Penempatan petugas untuk menegakan sistem ganjil genap dilakukan di setiap pintu masuk Jakarta.

“Titik penempatan yang paling dominan adalah ujung pintu masuk ganjil-genap seperti Cawang, Jalan di Panjaitan, Jalan Fatmawati di Jaksel, Jalan Tomang Raya di Jakbar dan seterusnya,” ucapnya.

Dia juga mengatakan setiap lokasi yang menjadi titik operasi akan diberi tanda rambu-rambu lalu lintas oleh petugas. “Ganjil genap ditandai dengan rambu lalu lintas,” pungkasnya. (rma)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *