Pelanggaran di Laut Nusantara Masih Marak

  • Whatsapp
Kerjasama Bakamla dan Kepolisian dalam memberantas pelanggaran hukum di Laut.

INDOPOLITIKA – Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI Bersinergi dengan seluruh lembaga penegak hukum guna memerangi aktivitas pelanggaran laut.

Sekretaris Bakamla RI Laksamana Muda (Laksda) Bakamla S Irawan menilai penegakan hukum atas pelanggar BBM dan minerba adalah amanat undang-undang yang harus diselesaikan sebagaimana perintah presiden melalui menteri ESDM

Baca Juga:

“Membangun dan meningkatkan sinergitas selain dengan satuan tugas di lembaga berwenang, hal yang sama juga dilakukan dengan masyarakat karena biasanya masyarakat yang bersentuhan langsung,” ujarnya, dilansir Antara, Sabtu (24/8).

Wujud komitmen dalam penegakan hukum pelanggaran BBM dan minerba lanjut dia, dibuktikan dengan berhasilnya melakukan 21 penangkapan pelanggaran diseluruh wilayah perairan Indonesia selama kurun waktu 2019.

“Selama 2019, tercatat 21 kasus pelanggaran di laut diseluruh Indonesia berhasil diamankan, dan penangkapan atas satu unit kapal isap pasir (KIP) produksi timah dan empat kapal tanker BBM, Minggu (18/8) di perairan Bangka Belitung merupakan hasil penangkapan terbesar,” jelasnya.

Irawan menjelaskan dalam kegiatan operasi selama satu hari berhasil melakukan penangkapan lima kapal yang melakukan pelanggaran di perairan laut Bangka Belitung. Dia pun berharap, dengan sinergitas antara lembaga penegak hukum akan membongkar  pelanggaran laut sampai keakar-akarnya.

“Bakamla, Angkatan Laut, pihak kepolisian, pihak ESDM dan aparat lainnya tidak akan tinggal diam, secara terpadu membongkar habis sampai akar akarnya pelanggaran di laut,” tegasnya.[ab]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *