Pelayan Publik Jangan Dimasukan ke Kepentingan Politik, Putri Ayu: Jangan Main-main Mereka !

Ketua Fraksi PDI-Perjuangan DPRD Tangsel, Putri Ayu Anisya.

INDOPOLITIKA.COM – Beredar kabar bahwa jaringan RT dan RW di Tangsel sedang diupayakan bergabung dalam suatu jaringan afiliasi politik.

Tentunya, adanya kabar tersebut sangat disayangkan oleh Ketua Fraksi PDI-Perjuangan DPRD Tangsel, Putri Ayu Anisya.

Putri menjelaskan, jika segala urusan publik harus bersikap profesional dan tidak ikut campur lebih dalam soal urusan politik.

“Dalam menjalankan segala urusan pelayanan publik, ASN harus bersikap netral, professional, jujur dan adil,” ungkap Putri dalam keterangannya, Kamis (11/8/2022).

Lanjut Ayu, ASN baik PNS maupun PPPK harus setia pada tugasnya untuk melayani publik dengan mengutamakan profesionalitas serta menjaga netralitas terhadap kepentingan partai politik tertentu

Anggota legislatif Komisi 1 DPRD Tangsel yang membidangi Politik dan Hukum ini, menjelaskan jika netralitas ASN, yakni dalam hal pencegahan dan penindakan perlu dilakukan sosialisasi lebih dalam lagi.

“Jika upaya pencegahan ini sudah dilakukan, namun masih ada laporan dan temuan dugaan pelanggaran netralitas ASN, Lurah dan Camat sebagai sosok yang bertanggungjawab pada setiap RT dan RW. Jangan main-main mereka,” tegasnya.

Pelaksanaan pesta demokrasi memang tugas serta fungsi RT dan RW dalam Peraturan Wali Kota Tangsel Nomor 33 Tahun 2013 tentang penyelenggaraan Rukun Tetangga Dan Rukun Warga yang dinilai memiliki basis sosial dan jaringan langsung ke masyarakat kerap digunakan untuk kepentingan politik.

Putri Ayu juga berpesan adanya kabar ini, harus menjadi catatan besar kepada ASN dan pelayan publik lainnya.

“Hal ini menjadi catatan bagi seluruh ASN serta pelayan publik di Tangerang Selatan agar jaringan RT dan RW tidak dijadikan alat untuk kepentingan politik tertentu,” tandas Putri Ayu. [Red]

Bagikan:

Ikuti berita menarik Indopolitika.com di Google News


Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.