Internasional

Peluang Imran Khan dalam Pemilu Pakistan

Imran Khan (tengah) tiba di sebuah TPS di Islamabad, Pakistan, 25 Juli 2018. (Foto: AFP/AAMIR QURESHI)

Jakarta: Pengamat hukum internasional Universitas Padjajaran Teuku Rezasyah menilai mantan pemain kriket Imran Khan berpeluang menang dalam pemilihan umum Pakistan. Imran merupakan calon perdana menteri yang diusung partai Tehreek-I Insaf (PTI).

"Masyarakat umum mengenal Imran Khan sebagai figur pemersatu, dan mengagumi kerendahan hatinya yang dekat dengan masyarakat luas," ucap Rezasyah kepada Medcom.id, Rabu 25 Juli 2018.

Meski demikian, Imran diketahui juga mengharapkan raihan suara dari kelompok yang disebut-sebut ekstremis. Hal ini, menurut Rezasyah, tidak menjadi soal.

Pasalnya, Imran berjanji akan bekerja keras untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Pakistan yang terpinggirkan lewat berbagai program pemberdayaan. Inilah alasan Imran berpeluang besar menang dalam pemilu ini.

"Sebutan ekstremis dibuat kalangan Eropa dan Amerika, atas masyarakat Pakistan yang selama ini terpinggirkan secara sosial, ekonomi dan politik," seru Rezasyah.

Baca: Pengamat: Pemenang Pemilu Pakistan Perlu Pikat Hati India

"Memang Imran Khan mengakar pada suara kelompok terpinggirkan ini, namun Imran berjanji bekerja keras meningkatkan kualitas hidup mereka melalui berbagai program pemberdayaan yang mengajar pada kearifan lokal mereka," imbuhnya.

Namun, sambung Rezasyah, walau figur Imran dikenal kharismatik di dalam dan luar negeri, banyak calon anggota parlemen dari PTI tidak berpengaruh di wilayah mereka masing-masing. Sehingga kemungkinan menang Imran juga tidak besar.

"Kemungkinan menang sangat tipis. Sekitar 2 hingga 3 persen," ungkap Rezasyah.

Selain Imran, kandidat lain yang bertarung dalam pemilu kali ini adalah Shabhaz Sharif, yang telah lama menjadi putra mahkota Partai PML-N. Ia disebut sebagai penerus Perdana Menteri Nawaz Sharif.

Sementara kandidat ketiga adalah Bilawal Bhutto Zardari yang merupakan putra mantan PM Benazir Bhutto. Bilawal maju mewakili Partai Rakyat Pakistan (PPP).

Pemilu Pakistan diwarnai aksi ledakan bom yang diklaim Islamic State (ISIS). Ledakan tersebut menewaskan sedikitnya 30 orang.

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close