Pembangunan Drainase Selesai, Warga RW 08 Komplek Pondok Kacang Prima: Terimakasih Wali Kota Tangsel

Warga Komplek Pondok Kacang Prima berterimakasih ke Pemkot Tangsel atas pembangunan drainase di lokasi tersebut/ist

INDOPOLITIKA.COM – Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi terus menyiapkan berbagai langkah penanganan banjir yang kerap melanda pasca-hujan deras belakangan ini.

Diketahui, setidaknya ada 15 titik penanganan banjir selama 2022 di kota tersebut. Salah satunya pembangunan drainase di RW 08 komplek Pondok Kacang Prima, Kelurahan Pondok Kacang Timur, Pondok Aren.

Oleh Dinas Sumber Daya Air Bina Marga, lokasi tersebut juga dibuat tandon air serta dipasang pompa pengendali banjir sebanyak dua unit yakni berada di Jalan Rambutan 1 RT 004 dan Jalan Sakura RT 012.

Kemudian, Dinas Sumber Daya Air Bina Marga juga memasang udith di 12 sisi jalan. Antara lain Jalan Prima Barat sisi kanan dan kiri, Jalan Dahlia sisi kanan, Jalan Sakura sisi kanan, Jalan Teratai sisi kanan, Jalan Rambutan 1 sisi kanan-kiri, Jalan Rambutan 2 sisi kanan, Jalan Gelatik 2 sisi kanan dan kiri, Jalan samping pasar sisi kanan dan Jalan Prima Timur sisi kiri.

Atas pembangunan yang dilakukan Pemkot Tangsel itu, warga RW 08 pun mengucapkan terimakasih kepada Wali Kota Benyamin Davnie maupun Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada Pemkot Tangsel. Besar harapan kami, kelanjutan pembangunan komplek Pondok Kacang Prima dibawah kepemimpinan bapak Wali Kota Benyamin Davnie maupun Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan,” tutur Ketua RW 08, Udarisman dalam keterangan tertulisnya.

Sebelumnya, Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menyebutkan, banjir di wilayahnya terjadi akibat permasalahan drainase yang tersumbat.

Wakil Wali Kota Tangsel memantau langsung pembangunan drainase di Pondok Kacang Prima/ist

“Karena dari pengalaman kami, di luar sedimentasi pasir, tanah, dan sebagainya, selalu itu ada sampah. Kami minta warga untuk gotong royong mengurangi volume sampah di drainase,” ujar Benyamin, baru-baru ini.

Benyamin mengatakan, Pemerintah Kota Tangsel juga melakukan berbagai langkah penanganan teknis, di antaranya dengan pengerukan sedimentasi yang tersumbat, perbaikan tanggul serta drainase yang jadi penyebab banjir.

“Kami sudah melakukan konsolidasi rapat dengan Dinas PU (Pekerjaan Umum) dan lainnya untuk menangani banjir-banjir yang selama ini terjadi,” kata Benyamin.

“Apakah dalam bentuk pengerukan sedimentasi, perbaikan tanggul yang rapuh maupun yang kemarin jebol, perbaikan drainase yang paling banyak di kita di Tangsel dianggarkan,” demikian Benyamin. [Red]

Bagikan:

Ikuti berita menarik Indopolitika.com di Google News


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *