INDOPOLITIKA – Tersangka pelaku pembunuhan terhadap putra politisi PKS di rumah mewah Komplek BBS 3, Kelurahan Ciwaduk, Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon, Selasa 16 Desember 2025, akhirnya ditangkap.

Berkat kerja keras petugas gabungan Resmob Polda Banten dan Satreskrim Polres Cilegon, pelaku pembunuhan bocah berinisial E (9), anak politikus PKS Maman Suherman berhasil ditangkap.

Terduga pelaku ditangkap Jumat (2/1) sore jelang magrin. Polisi belum mau bicara banyak soal penangkapan pelaku karena masih diperiksa.

Kasie Humas Polres Cilegon AKP Sigit Dermawan membenarkan pelaku ditangkap.

“Benar, terduga pelaku pembunuhan sudah ditangkap,” kata AKP Sigit Dermawan, dikonfirmasi, Sabtu (3/1/2025).

“Satu orang betul,” ujarnya.

Terkait identitas pelaku yang sudah ditangkap, Direktur Reskrimum Polda Banten, Kombes Pol Dian Setyawan masih enggan berkomentar.

Ia juga masih enggan menjelaskan terkait motif pelaku yang tega menusuk korban dengan menggunakan senjata tajam (sajam) sebanyak 19 kali.

“Nanti nunggu prescon (konferensi pers-red) resmi ya,” ujar alumnus Akpol 2001 ini.

Kronologi Jasad E Ditemukan Tewas

MAHM, bocah 9 tahun meregang nyawa setelah menjadi korban penusukan di rumahnya sendiri di Komplek Bukit Baja Sejahter (BBS) III, Kota Cilegon, Banten. Korban ternyata anak dari polikus PKS. Peristiwa itu terjadi pertengahan Desember 2025 lalu.

Ayahnya adalah Maman Suherman, dewan pakar DPC PKS Kota Cilegon. Korban MAHM adalah murid SD Al Azhar 40 Kota Cilegon, Banten.

Jasadnya sudah dimakamkan pada Rabu, 17 Desember 2025 sekitar pukul 13.00 Wib.

Saat ditemukan tak bernyawa, banyak luka tusuk di tubuhnya. Selama ini, keluarga dan kerabat mengenal korban sebagai pribadi yang baik, soleh, cerdas dan patuh orangtua.

Sempat mencuat kabar bahwa MAHM menjadi korban perampokan. Tetapi anehnya tidak ada barang berharga hilang dari dalam rumah. Sejumlah saksi juga sudah dimintai keterangan oleh Polres Cilegon. (Red)

Cek berita dan artikel menarik lainnya di Google News Indopolitika.com