Pemerintahan

Pemerintah Alokasikan Rp 599,9 Miliar untuk Bangun Gedung Kemendikbud

  • Whatsapp
Direktur Jenderal Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Askolani

INDOPOLITIKA.com- Direktur Jenderal Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Askolani mengatakan, penambahan anggaran selain belanja DPR, pemerintah dan Banggar menyepakati tiga poin realokasi ke belanja kementerian/ lembaga. Poin kedua adalah pengembangan destinasi wisata dengan total Rp 551,5 miliar yang disalurkan ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Kementerian Pariwisata (Kemenpar).

Dari jumlah itu, sebanyak Rp 441,5 miliar dialokasikan ke anggaran Kemenhub. Total anggaran itu ditujukan untuk membangun enam destinasi di luar super prioritas. Selain itu, memenuhi kebutuhan lahan perpanjangan landasan pacu Bandara Komodo guna mendukung pengembangan destinasi Labuan Bajo. “Sesuai dengan arahan dari Pak Presiden (Joko Widodo),” tutur Askolani.

Baca Juga:

Sementara itu, Rp 100 miliar lainnya diberikan ke Kemenpar. Tujuannya, untuk pembangunan infrastruktur Danau Toba dan mengurus sertifikat hak pengelolana lahan (HPL) melalui Badan Pengelola Otorita (BPO) Danau Toba.

Poin ketiga, dukungan penyelenggaraan pendidikan dengan nominal Rp 1,65 triliun yang dibagi ke tiga kementerian lembaga. Sebanyak Rp 599,9 miliar ditujukan untuk Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk membangun gedung Kemendikbud. Sementara Polri dan TNI masing-masing mendapatkan anggaran tambahan Rp 550 miliar untuk penyelenggaraan pendidikan.

Poin terakhir, dukungan penguatan tugas dan fungsi ke tiga kementerian/ lembaga dengan total anggaran tambahan Rp 388,1 miliar. Sementara Rp 16,1 miliar disalurkan ke Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), termasuk untuk meningkatkan sisem IT dan kompetensi sumber daya manusia.

Sisanya, sebanyak Rp 132 miliar ditujukan untuk Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Rp 240 miliar ke Kementerian Hukum dan HAM. Di antaranya adalah untuk mengembangkan software analisis intelijen dan pembangunan rumah tahanan (rutan). Secara total, realokasi ke belanja kementerian/ lembaga mencapai Rp 3,46 triliun.

Secara keseluruhan, pemerintah dan Banggar menyepakati usulan anggaran belanja kementerian/ lembaga sebesar Rp 909,62 triliun. Jumlah itu meningkat Rp 25,07 trilun atau sekitar 2,8 persen dari usulan RAPBN 2020, yakni Rp 884,55 triliun.[asa]

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *