Pemerintah Diminta Kreatif Cari Alternatif Tutup Krisis Keuangan BPJS

  • Whatsapp
Ulustrasi Kenaikan Iuran BPJS

INDOPOLITIKA.COM – Anggota Komisi IX DPR Ashabul Kahfi meminta pemerintah menyikapi defisit anggaran BPJS dengan kreatif. Menaikan tarif iuran BPJS untuk peserta mandiri dan penerima bantuan iuran (PBI) dianggap bukan solusi untuk menutupi defisit tersebut.

Menurut dia, BPJS Kesehatan sangat mungkin mencari atau mendapatkan suntikan dana dari sumber utama dan sumber lain yang legal. Sumber utama misalnya dari dana jaminan sosial (DJS). Sementara sumber lain yang sah ada bermacam-macam. Dia menegaskan, kemungkinan itu terbuka berdasarkan UU No 24 Tahun 2011 tentang BPJS. Salah satu contohnya adalah merelokasi pemasukan negara dari bea cukai rokok.

Baca Juga:

“Pemanfaatan dana cukai rokok bisa untuk menutupi defisit BPJS. Bahkan jika perlu menaikkan cukai rokok untuk menutupi beban BPJS. Tentu sembari mencari jalan keluar permanen, saya kira Pemerintah masih bisa melakukan relokasi APBN, untuk menutupi defisit,” katanya.

​Usulan relokasi dana cukai rokok itu disebutnya jadi salah satu alternatif. Pemerintah, kata dia, bisa mencari alternatif lain yang memungkinkan tidak membebani masyarakat. Misalnya menaikan iuran BPJS bagi peserta mandiri maupun penerima bantuan iuran (PBI)

“Seharusnya jalan lain ini yang sama-sama kita pikirkan. Bukan ambil langkah yang langsung membebani publik,” katanya. (pit)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *