Internasional

Pemerintah Harus Melek Isu Perdagangan Manusia

Kawasan Asia menjadi wilayah terbanyak korban perdagangan manusia. Bahkan, Asia Tenggara menjadi negara dengan urutan terbanyak kasus perdagangan dan penyelundupan manusia.


Komisioner Komnas Perempuan Nina Nurmila mengatakan pemerintah seharusnya makin terbuka dengan kasus ini. Dia mengatakan Indonesia merupakan negara awal dan transit perdagangan manusia.

“Kita punya undang-undang bagus yang pro korban perdagangan manusia, namun penegakkan hukumnya kurang,” ujar dia, saat ditemui dalam Diplomatic Forum: Building Strategy to End Human Trafficking, Jakarta, Selasa 31 Juli 2018.

Menurut dia, pemerintah harus mulai melek dengan isu perdagangan manusia ini. Salah satu caranya dengan membuat sistem keamanan nasional seperti yang dimiliki Australia dan Amerika Serikat (AS).

Sebanyak 2,5 juta orang di seluruh dunia menjadi korban perdagangan manusia. Sebagian besar dari mereka berada di usia 18 hingga 24 tahun.

Setiap tahunnya, kurang lebih 1,2 juta anak-anak menjadi korban perdagangan di berbagai wilayah dunia. Dari 2,5 juta orang sebanyak 1,4 juta berada di Asia.

Di Indonesia sendiri perdagangan manusia lebih tinggi dari pada penyelundupan manusia. Ninamengatakan ada lima wilayah di Indonesia yang paling rentan perdagangan manusia. Lima wilayah itu adalah Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Jawa Timur.

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close