Pemerintah Harusnya Memfasilitasi Reuni 212 Bukannya Gugup

  • Whatsapp
Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PKS, M Nasir Djamil

INDOPOLITIKA.COM – Anggota Komisi III Frakai PKS Nasir Djamil menyatakan, pemerintah tidak perlu gugup menghadapi rencana aksi reuni 212 di Monas awal Desember mendatang. Pemerintah, kata dia, harusnya memfasilitasi aksi sebagian masyarakat itu.

“Aksi 212 itu nggak ada masalah menurut saya. Semua orang bereuini. Anak-anak SMA juga reuni. Reuni itu kan ingin bertemu kembali karena ada kerinduan. Harusnya di fasilitasi oleh negara,” katanya Jumat sore.

Baca Juga:

Dengan difasilitasi, ada jaminan pelaksanaan aksi reuni 212 itu berjalan lancar. Sehingga celah untuk melenceng kepada agenda-agenda negatif bisa dicegah.

“Karena itu menurut saya pemerintah jangan menjauhi. Apalagi membatasi. Melarang-larang. Mereka yang reuni itu bergembira kok,” katanya.

Menurut dia, pemerintah harusnya memberi pembinaan agar acara yang berlangsung di Monas itu terarah. Sehingga, alumnus 212 bisa memberi kontribusi nyata pada perubahan di masyarakat.

Sementara itu, terkait desakan agar pemerintah memulangkan Habib Rizieq Shihab, Nasir menyatakan bahwa desakan itu sudah tepat. Dia justru membandingkan keputusan presiden memberi pemotongan masa hukuman kepada terpidana korupsi mantan Gubernur Riau Annas Maamun.

“Agak aneh memang ketika presiden memberi grasi kepada terpidana korupsi sementara seorang Habib Rizieq disana (Arab Saudi) yang kesannya diabaikan oleh pemerintah,” katanya. [rif]

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *