DPR

Pemerintah Indonesia Harus Permudah Izin Investasi

Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon mengharapkan Pemerintah dapat mempermudah perizinan bagi negara yang ingin berinvestasi di Indonesia. Pasalnya, dirinya kerap mendengar keluhan dari berbagai negara yang kesulitan berinvestasi di negara kita.

“Qatar mengeluhkan masalah-masalah perizinan yang sulit, khususnya dalam hal impor barang dari Indonesia. Karena terlalu banyak regulasi yang menimbulkan high cost,” kata Fadli, usai menerima kunjungan Duta Besar Indonesia untuk Qatar Marsekal Basri Sidehabe, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (8/2/2018).

Politisi F-Gerindra itu menambahkan, hambatan bisnis di Indonesia terlalu banyak, diantaranya peraturan yang tumpang tindih, termasuk perizinan lintas Kementerian yang terlalu banyak.

“Itu harusnya dipermudah, sehingga negara sahabat mau berinvestasi, dan impor dari Indonesia juga dapat bersaing dengan produk negara lain,” dorong Fadli sembari mengatakan hubungan perdagangan Indonesia dengan Qatar dapat meningkatkan perekonomian Indonesia.

Menurut Fadli, ekspor itu seharusnya dipermudah, sementara untuk impor harus dipersulit. “Jangan kebalik, impor dipermudah ekspor malah dipersulit. Kalau Indonesia ekspor ke sana berarti memasukan devisa,” tandas politisi dapil Jabar itu.

Diketahui, nilai perdagangan Indonesia dengan Qatar pada 2016 mencapai US$ 915 juta atau setara Rp 12,17 triliun. Sedangkan di tahun 2017  nilai perdagangan kedua negara hingga triwulan pertama 2017, menurun 8,47 persen menjadi US$ 180,335 juta. (rls/ind)

Tags

Artikel Terkait

Close