Pemilihan Wagub DKI Jadi Mandek Gegara PKS ‘Mager’

  • Whatsapp
Anies dan Cawagub

INDOPOLITIKA.COM – Perebutan kursi nomor dua di Jakarta memasuki babak baru setelah Partai Gerindra mengajukan empat nama Cawagub kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS. Keempat nama yang diusulkan Partai Gerindra untuk jadi bakal Cawagub adalah Arnes Lukman, Ferry Juliantono, Ahmad Riza Patria, dan Sekda Saefullah.

Pengamat Politik Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI), Ujang Komarudin menilai lambannya proses pemilihan Wagub DKI Jakarta lantaran PKS mager alias males gerak melakukan loby-loby politik kepada seluruh fraksi di DPRD DKI.

Bacaan Lainnya

Menurut Ujang, karena posisi Wagub DKI sudah menjadi milik PKS, maka tidak diperlukan lagi adanya loby politik yang secara tidak langsung akan menghabiskan biaya.

“Iya jadi gini, PKS itu merasa posisi (Wagub) itu hak PKS, jadi tidak perlu menggelontorkan hal-hal ya begitu lah kira-kira,” kata Ujang saat dihubungi, Selasa (13/11/2019).

Ujang mengatakan, sejatinya proses loby itu sangat menentukan posisi Wagub DKI, namun karena PKS enggan melakukan manuver politik dengan semua fraksi di DPRD DKI, maka proses pemilihan pun diabaikan dan membuat DKI tak kunjung mendapat Wagub DKI.

“Karena baginya hak, tapi disaat yang sama, kita kan bicara politik, di politik itu kan siapa dapat apa kapan dan bagaimana. Nah ini kan engga dapat partai yang lain kira kira begitu kan. sebenarnya yang terjadi itu kira-kira,” ujarnya lagi.[ab]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *