Pemimpin Revolusi Islam: Zionis Israel Hanya Paham Bahasa Kekerasan, Palestina Harus Bangun Kekuatan

  • Whatsapp
Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyyed Ali Khamenei

INDOPOLITIKA.COM – Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyyed Ali Khamenei mengatakan rezim Zionis Israel hanya “memahami bahasa kekuatan,”. Ia mendesak Palestina untuk membangun kekuatan dan perlawanan sengit untuk menghadapi kebiadaban Israel.

“Palestina harus meningkatkan kekuatan dan [kapasitas] perlawanan mereka untuk memaksa penjahat menyerah dan menghentikan tindakan kekerasan mereka,” kata Ayatollah Khamenei dalam konferensi video melalui perwakilan kelompok mahasiswa yang berasal dari berbagai universitas Iran, seperti dilansir dari PressTV, Rabu (12/5/2021).

Berita Lainnya

“Kejahatan kejam dan kejam dari Zionis [terjadi] di depan mata orang-orang di dunia, dan semua harus menjalankan tugas mereka dengan mengutuk mereka,” tegas Ayatollah Khamenei.

Agresi dan pelanggaran rezim Israel terhadap warga Palestina dalam beberapa waktu terakhir melonjak. Seperti kejadian penyerangan di Masjid Al-Aqsa kemarin.

Sejak awal Ramadhan, militer Israel dan pemukim ilegal telah melancarkan tindakan keras brutal terhadap warga Palestina di seluruh wilayah pendudukan Tepi Barat. Bagian terbesar dari kekerasan telah menargetkan kota suci Yerusalem al-Quds, di mana militer dan pemukim berusaha mencegah warga Palestina untuk berkumpul dan melakukan tugas keagamaan mereka.

Tindakan biadab tersebut telah membuat rezim menyerang ribuan jamaah Palestina di kompleks Masjid al-Aqsa di Kota Tua al-Quds. Juga selama Ramadan, militer menyerang lingkungan Syekh Jarrah di al-Quds, mencoba memaksa warga Palestina meninggalkan rumah mereka.

Rezim juga telah melakukan banyak serangan terhadap Jalur Gaza yang diblokade Tel Aviv, yang penduduknya telah bangkit dalam solidaritas dengan sesama warga Palestina di al-Quds.

Sambil mengungkapkan penyesalan yang mendalam atas kebrutalan tersebut, Pemimpin memuji kewaspadaan, ketabahan, dan tekad bangsa Palestina untuk menghadapi kejahatan rezim.

Kelompok tersebut sejauh ini telah menembakkan ratusan roket ke wilayah pendudukan, beberapa di antaranya telah terbang hingga ke al-Quds sendiri. Tahap terakhir pembalasan menargetkan kota Ashkelon dan Ashdod di utara Jalur Gaza, menewaskan dua orang Israel dan melukai lebih dari 90 lainnya.

Ayatollah Khamenei juga membahas tragedi lain yang baru-baru ini menimpa dunia Muslim, yaitu ledakan yang menargetkan siswi sekolah di ibu kota Afghanistan, Kabul. [ind]

Berita Terkait


INDOPOLITIKA TV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *