Pemkab Tangerang Bakal Tutup Pintu-pintu Perbatasan, Antipasi PMK

Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar

INDOPOLITIKA.COM – Meningkatnya kasus Penyakit Mulut dan Kuku pada hewan ternak membuat pemerintah daerah setempat mengambil langkah untuk menutup jalur masuk pengiriman hewan kurban ke wilayah.

Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, pihaknya sedang berkoordinasi untuk menutup pintu-pintu perbatasan dan pengiriman hewan kurban mulai tanggal 25 Juni nanti ini guna mengantisipasi penyebaran PMK.

“Antisipasi meningkatnya PMK ini, kita sedang berkordinasi. Nanti per 25 Juni kita akan tutup jalur pengiriman hewan kurban,” ujar Zaki, Jumat, (17/6/2022).

Zaki mengungkap, perkembangan kasus PMK diwilayahnya itu terus mengalami peningkatan, sampai dengan saat ini tercatat ada 200 lebih hewan kurban yang didominasi oleh sapi terpapar virus tersebut.

“Tercatat sudah lebih dari 200 ekor, dan saat ini dan sudah dalam penanganan dan perawatan,” terangnya.

Lanjut dikatakan Zaki, dari ratusan hewan yang terpapar virus tersebut, 30 persen diantaranya telah membaik. Sedangkan, sisanya tengah dalam proses perawatan yang memerlukan waktu 10 hingga 12 hari agar hewan ternak tersebut bisa sembuh.

“Alhamdulillah sekitar 30 persen ini sudah membaik. Jadi, yang penting treatmentnya adalah dirawat selama 10 sampai 12 hari. Insya Allah hewan ternak tersebut bisa sembuh dengan sendirinya,” tuturnya.

Guna Antisipasi Dini, Zaki meminta agar para penjual hewan ternak terutama menjelang Idul Adha untuk segera melaporkan apabila ditemukan gejala PMK terhadap hewan-hewan ternak jualannya.

“Segera lapor, sehingga Pemkab Tangerang melalui dinas, instansi terkait bisa segera mengantisipasi dan memberikan obat vitamin serta bantuan lainnya agar bisa disembuhkan sebelum hari raya Idul Adha,” tandasnya. [rif]


Ikuti berita menarik Indopolitika.com di Google News

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.