Pemprov Banten Buka Suara soal Viral Tugu Pamulang Beda dengan Desain, Begini Penjelasannya

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Pemprov Banten buka suara terkait keberadaan Tugu Pamulang di bundaran Jalan Siliwangi, Pamulang, Tangerang Selatan yang saat ini viral di media sosial. Pemprov Banten mengakui kalau tugu tersebut memang proyek mereka yang dikerjakan oleh Dinas PUPR sejak 2017 silam.

Diketahui, Tugu Pamulang kembali viral di media sosial karena bentuknya dianggap netizen tidak jelas bahkan lebih mirip kandang burung atau toren air. Selain viral di 2021 ini, keberadaan Tugu Pamulang juga sempat disorot dan juga ramai pada pertengahan 2019 silam.

Berita Lainnya

Konon, Tugu Pamulang berbeda dengan desain awalnya. Lantas, seperti apa desain sebenarnya? Berikut penjelasan Kepala Dinas PUPR Pemprov Banten, Trenggono.

 Dibangun sejak 2017

Menurut Kepala Dinas PUPR Pemprov Banten, Trenggono pembangunan Tugu Pamulang sudah dilakukan sejak 2017. Namun di pertengahan jalan, Pemkot Tangsel merevisi desain Tugu Pamulang. Padahal pada tahun 2018 akhir, pembangunan sudah bisa diselesaikan. “Tapi, dari pihak pemkot (Tangsel) mereka minta dilakukan perbaikan,” ungkapnya kepada wartawan Minggu, (11/4/2021).

Lanjut Trenggono, di 2019 ini, ada komunikasi desainnya seperti. Salah satu desainnya adalah seperti yang viral sekarang. Persoalan Tugu Pamulang menurutnya lebih kepada komunikasi dan koordinasi antara Pemkot Tangsel dan Pemprov Banten. Terlebih dengan adanya pandemi Corona, sehingga pengerjaan Tugu Pamulang tersendat hingga sekarang.

“Jadi, 2019 itu desainnya yang diusulkan, kita juga sudah menganggarkan akhirnya 2020 mulai ada kegiatan tadi sehingga tidak ditindaklanjuti. Maklumlah birokrasi,” ujarnya.

Nah, untuk menuntaskan proyek yang terlanjur viral itu, pihaknya akan kembali melanjutkannya. Komunikasi pun akan dilakukan dengan intens lagi termasuk juga soal biaya. Ia sendiri tak menampik tugu tersebut proyek milik Pemprov Banten. “Besok saya undang dari PU kaitannya untuk penyelesaian ini,” katanya.

Yang Sekarang Viral Desain Awal

Lantas, benarkah desain Tugu Pamulang seperti sekarang viral? Ya. menurut Trenggono, bangunan Tugu Pamulang yang saat ini berdiri merupakan desain awal. “Betul seperti itu, ini saya sudah cek emang desain awalnya seperti memang ini maklum mungkin dari bukan hanya tiangnya saja, pekerjaannya termasuk tamannya. Kita senang ada koreksi untuk tahun ini, kita coba untuk menyelesaikannya supaya tuntas,” tegasnya.

Trenggono menjelaskan pembangunan Tugu Pamulang pada konstruksi awal senilai Rp 300 juta. Kemudian, ada penyempurnaan desain dari Pemkot Tangsel sehingga tambah Rp 200 juta.

“Jadi kemarin emang ada isu, kalau Pemprov (Banten) nggak mau ngerjaindikerjain. Yang nggak kita masih tanggung jawab, yuk sama-sama kita bahu-membahu, kan masih banyak yang belum tuntas mari kita selesaikan,” jelas Tenggrono.

Sebelumnya, bangunan tugu di Pamulang, Tangerang Selatan, menjadi viral di media sosial. Pasalnya, bangunan tugu tersebut sangat berbeda jauh dengan desainnya.

Mulanya, foto tugu di Pamulang itu disorot oleh warganet di Twitter. Dalam gambar yang dilihat, desain itu berbeda jauh dengan hasil tugunya yang hanya tampak kerangkanya. Gambar desain dan foto tugu itu diunggah oleh pemilik akun @handjobservice pada 8 April 2021.

“Kebanyakan pembangunan di Pamulang emang gaib. Proyek pemerintah aja bisa disegel sama pemerintah sendiri,” tulisnya dalam cuitan yang memuat gambar kolase tersebut.

Lokasi tugu Pamulang ada di kawasan strategis, yakni Bundaran Pamulang, persimpangan Jl Pajajaran-Jl Suryakencana, Kota Tangerang Selatan. Di sekitar sini ada Universitas Pamulang dan markas Polsek Pamulang.

Terlihatlah tugu ini berdiri menjulang 5-6 meter. Bentuknya menyerupai silinder, tapi hanya kerangkanya. Di puncak silinder ini ada kubah yang lancip di bagian atasnya.

Bahan kerangka tugu ini adalah besi yang dicat putih, tapi catnya sudah mengelupas. Demikian pula kubahnya, kini warnanya sudah kusam. [ind]

 

Berita Terkait


INDOPOLITIKA TV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *