Pemprov DKI Manjakan Pesepeda & Pejalan Kaki

  • Whatsapp
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat mencoba jalur sepeda di Ibukota

INDOPOLITIKA.COM- Belum sterilnya jalur khusus sepeda dari aksi pembajakan pemotor tak menyurutkan langkah Pemprov DKI. Ditengah aksi pembajakan, Pemprov DKI justru berencana menambah satu lajur lagi. Sehingga menjadi dua lajur di dua sisi jalan.

Kadishub DKI Jakarta Syafrin Liputo menyatakan, pemprov punya keinginan kuat untuk memperluas jaringan jalur sepeda. Panjangnya puluhan kilometer. Membentuk jaringan yang terkoneksi pula. Rencana itu harus terwujud tahun ini.

Baca Juga:

“Tahun ini Jakarta punya jaringan jalur pesepeda mencapai 63 kilometer dua arah. Dua sisi jalan. Harapannya tentu begitu ada pesepeda masuk koridor atau jalur tadi dia akan menerus,” katanya kepada indopolitika.com (21/9).

Ruas sepanjang 63 kilometer itu tersebar di 17 ruas jalan di seluruh DKI. Pemprov menjamin jalur khusus sepeda tersebut lambat laun akan steril. Sebab, mereka akan memasang pembatas jalan permanen. Mirip seperti pembatas jalur khusus Transjakarta. Pembatas jalan itu terbuat dari material beton.

“Misalnya di sebagian ruas Jalan Pramuka, Jalan Pemuda. Kami akan pasang pembatas beton. Sehingga keamanan dan kenyamanan pesepeda itu bisa kami jamin,” ujar pria berkacamata tersebut.

Adanya jalur khusus sepeda tersebut tentu berpengaruh terhadap lebar jalan. Pengguna mobil dan motor semakin berhimpitan. Sebab, jalan semakin menyempit. Tetapi, Syafrin memastikan pembuatan jalur khusus sepeda itu bertujuan baik. Lagipula, transportasi masa depan di ibukota bebas emisi.

“Jalan raya itu juga ada pesepeda. Mereka juga harus diberi fasilitas jalan,” kata penyuka traveling itu. [sgh]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *