Pemprov Janjikan Seluruh Ruas Jalan di Banten Akan Baik pada 2020

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.com- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten di bawah kepemimpinan Wahidin Halim menargetkan seluruh jalan yang menjadi kewenangan Pemprov Banten sepanjang 762,030 km  akan berada dalam kondisi baik dan mantap pada 2020.

“Pemprov Banten menargetkan pembangunan sisa jalan rusak 59,20 km akan selesai pada 2019. Lalu sisanya 15,13 km pada 2020. Sehingga, pada akhir 2020 seluruh jalan berada dalam kondisi mantap,” kata Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Provinsi Banten, Komari, dalam rilis tertulis, Selasa (10/9/2019).

Baca Juga:

Komari mengatakan, Pada 2017 panjang jalan yang menjadi kewenangan Provinsi sepanjang 762,030 km. Saat itu, hanya 408,387 km (53,59%) dalam kondisi baik. Sedangkan, 160,157 km (21,02%) dalam kondisi sedang, 90,815 km (11,92%) rusak sedang. Bahkan sepanjang 102,671 k (13,47%) kondisinya rusak berat

Kini, lanjutnya, kondisinya sudah terbalik. Pada awal 2018, sepanjang 641,78 km berada dalam kondisi baik. Sedangkan sisanya 120,25 km rusak. Pada 2018 ini, Pemprov Banten berhasil membangun jalan sepanjang 66,32 km. Sehingga, pada akhir 2018, jalan rusak sisanya tinggal 74,46 km.

“Dengan kata lain, 90,23% jalan Provinsi Banten hingga akhir 2018 kondisinya baik. Hanya 9,77% yang rusak,” tandas Komari.

Dalam sektor kesehatan, menurut Komarin,  Gubernur Banten Wahidin Halim bertekad menggratiskan pelayanan kesehatan warga miskin. Caranya, Pemprov Banten mengeluarkan anggaran untuk iuran BPJS bagi warga miskin.

Menurutnya, hingga Agustus 2019, 706.169  warga miskin menjadi penerima bantuan iuran (PBI) dari Pemprov Banten. Sedangkan, jutaan warga Banten lainnya juga sudah mendapatkan program kesehatan gratis dari pemerintah pusat, kabupaten/kota serta perusahaan.

PBI dari Pemprov Banten, lanjut Komasi,  paling banyak terdapat di Kota Serang 150.908 orang. Lebak 149.250 orang, Kabupaten Serang 146.649 orang, Kabupaten Tangerang 114.123 orang, Kabupaten Pandeglang 102.580 orang dan Kota Cilegon 42.659 orang. Untuk program ini, pada 2019, Pemprov menggelontorkan dana sebesar Rp210 miliar. (rma)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *